Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Anisa Handari
Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Anisa Handari.
Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Anisa Handari
Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Anisa Handari.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Berdasarkan Surat Edaran Walikota terkait penyediaan Sarana dan Prasarana (sarpras) Responsif Gender, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, bakal menetapkan 20 titik responsif gender. Sasarannya sejumlah pusat perbelanjaan, perkantoran baik swasta atau BUMN, dan rumah sakit.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, pihaknya akan melakukan peninjauan lokasi dan evaluasi tempat tersebut. Pelaksanaannya dilaksanakan mulai 14 hingga 25 September 2020.

DPAPMK akan melihat dukungan sarpras yang diberikan dan kepedulian pengelola terhadap wanita, lansia, difabel, dan ibu hamil.

“Terdapat 20 tempat yang sedang kami survei titik lokasi untuk melihat dukungan terhadap sarpras yang responsif gender,” ujar Nessi Annisa Handari, Selasa (22/09).

Sementara itu, Kabid Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender, DPAPMK Kota Depok, Betty Setyorini menambahkan, ada 12 poin penilaian, seperti pojok bermain anak, kantin sehat, toilet terpisah antar gender, akses jalan keluar gedung, tempat duduk prioritas ruang laktasi, serta taman terbuka hijau. Setelah dilakukan survei, DPAPMK akan melakukan evaluasi untuk memberikan masukan kepada pihak pengelola. Untuk satu tim survei, terdiri dari empat orang yang akan melakukan penilaian.