kantor BPS depok
Kantor BPS Kota Depok
kantor BPS depok
Kantor BPS Kota Depok

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Pusat Statistik Kota Depok (BPS) pada September mulai melakukan tahapan pemeriksaan dan verifikasi lapangan, setelah melakukan pengumpulan data online pada 15 Februari-28 Mei 2020.

Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Depok, Hilmiah mengaku, kesulitan saat melakukan verifikasi lapangan. Ia beralasan kesulitan tersebut, karena ada beberapa peraturan verikasi lapangan yang dilakukan di masa pandemi Covid-19, salah satunya tidak boleh telalu lama saat proses verifikasi.

“Jadi daftar pertanyaan yang kita berikan harus dikurangi, supaya tidak terlalu lama. Tapi disisi lain negara ini urgent dengan data penduduk,” ujar Hilmiah kepada Radar Depok.

Hilmiah menambahkan, kesulitan lain yang dialami saat verifikasi lapangan, yaitu ketika wilayah yang ingin didatangi menerapkan sistem lockdown.

“Saat ini masih ada beberapa wilayah yang dilockdown. Di antaranya perumahan di kawasan Beji, Pancoranmas dan Cilodong. Harus dapat perizinan baru boleh verifikasi lapangan,” ucap Hilmiah.

Sebelumnya BPS juga melakukan sensus night tanggal 18 September 2020 terhadap 64 tunawisma yang tidak memiliki tempat tinggal tetap seperti di kolong jembatan, gerobak dan stasiun.

“Sensus night ini dilakukan malam hari, seharusnya dilakukan tanggal 15, namun karena Depok menerapkan jam malam jadi kita harus menunggu rekomendasi dulu dari Pemkot,” tutupnya. (rd/cr2)

 

Jurnalis : Sahrul

Editor : Pebri Mulya