satpol pp razia ke ITC
PATROLI : Tim Gabungan patroli pembatasan aktivitas malam hari saat menyambangi salah satu pusat perbelanjaan. FOTO : ISTIMEWA
satpol pp razia ke ITC
PATROLI : Tim Gabungan patroli pembatasan aktivitas malam hari saat menyambangi salah satu pusat perbelanjaan. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dari dua jalanan, yakni di Jalan Margonda dan Jalan M. Yasin (Kelapa Dua) didapati ada 26 pelanggaran Perwal No.59 Tahun 2020 dan Perwal No.60 Tahun 2020, terkait pembatasan aktifitas malam hari dan penegakan sanksi.

Aksi peneriban yang dilakukan pada Sabtu (13/09) tersebut, Satpol PP Kota Depok tidak bergerak sendiria, tetapi juga ada dari Polres Metro Depok dan Kodim 0508/Depok.

“Sebanyak 26 Pelanggaran Perwal telah kami berikan penindakan,” ujar Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, Sabtu (13/09).

Lienda Ratnanurdianny menjelaskan, 26 pelanggaran tersebut meliputi teguran lisan, tertulis, dan sanksi. Untuk teguran lisan diberikan kepada delapan pelaku usaha, teguran tertulis diberikan empat pelaku usaha, dan 14 pelaku usaha diberikan sanksi administrasi.

Mantan Camat Pancoranmas tersebut mengungkapkan, sanksi administrasi yang diberikan dilihat dari pelanggaran yang dilakukan, yakni mulai dari Rp200 ribu hingga Rp2 juta. Sanksi tersebut diberikan kepada pelaku usaha yang melanggar Perwal No.59 Tahun 2020 di Jalan Raya Margonda dan Jalan Kompol M Yasin Kelapa Dua.

Lienda Ratnanurdianny menuturkan, sosialisasi penegakan Perwal No.59 Tahun 2020 dan Perwal No.60 Tahun 2020 sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Untuk itu, Lienda Ratnanurdianny meminta pelaku usaha dan masyarakat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Depok, terkait pembatasan aktifitas masyarakat di malam hari.

“Pembatasan aktifitas masyarakat di malam hari dilakukan selama penyebaran virus Korona (Covid-19) di Kota Depok masih tinggi,” tutup Lienda Ratanurdianny. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya