peninjauan YKK
KUNJUNGAN : Kepala Disnaker bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindang), Damkar dan Satpol PP mengunjungi PT. YKK Zipper, yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Rabu (9/9). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
peninjauan YKK
KUNJUNGAN : Kepala Disnaker bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindang), Damkar dan Satpol PP mengunjungi PT. YKK Zipper, yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Rabu (9/9). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah satu pegawai dinyatakan positif Covid-19, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memonitor langsung kondisi PT. YKK Zipper, yang berlokasi Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Rabu (9/9). Tidak secara keseluruhan dititup, tetapi hanya satu unit saja.

Kepala Disnaker, Manto menjelaskan, kedatangannya ke PT YKK Zipper bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindang), Damkar dan Satpol PP, untuk menindaklanjuti dan melihat sejauh mana pihak YKK melaksanakan surat dari Gugus Tugas Kota Depok.

“Setelah ditemukan satu pegawai yang terpapar, maka unit yang tempat dia bekerja itu ditutup untuk sementara. Teman-teman YKK juga sudah menindaklanjuti surat dari Gugus Tugas. Yang perlu diingat, yang di tutup hanya satu unit, bukan keseluruhan,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (9/9).

Dia juga menjelaskan, untuk yang satu shift dengan orang tersebut sudah dilakukan isolasi mandiri, dan hari ini akan menjalani pemeriksaan swab untuk enam orang tersebut.

“Nanti kita tunggu hasilnya, jika memang hasilnya positif, maka 13 orang lainnya yang satu unit juga perlu di lakukan pemeriksaan swab,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga menerangkan bahwa jumlah karyawan yang masuk sangat dibatasi, yaitu hanya 50 persen dari kapasitas gedung yang ada.

“Tadi kita sudah lihat bersama, diajak berkeliling, bahwa memang antar pegawai satu sama lainnya berjarak dua meter juga dibatasi dengan acrilic dan didalam ruangannya juga terdapat penyaring udara,” ujarnya.