gelora webinar
ISTIMEWA
gelora webinar
ISTIMEWA

 

Pesta demokrasi di tengah pandemi Virus Korona, hal ini menjadi agenda bahasan sejumlah pihak, salah satunya dari Partai Gelora Indonesia Kota Depok yang mengadakan diskusi daring via Zoom dengan tema “Pandemi Covid-19 Belum Mereda, Mungkinkah Pilkada 2020 Ditunda?”.

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Seluruh peserta diskusi daring dengan seksama mendengarkan pemaparan dari narasumber. Bagaimana tidak, mereka yang dihadirkan bukan orang sembarangan dan tentunya sangat kredibel dibidangnya, sebut saja Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Dr. Chusnul Mar’iyah , Ketua KPU Kota Depok, Nana Sabarna dan Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara.

Ketua Partai Gelora Indonesia Kota Depok, Subhan Rafe’I menyampaikan bahwa masyarakat Kota Depok dihadapkan pada pilihan tetap melangsungkan pesta demokrasi berupa Pilkada dengan penetapan protokol kesehatan secara ketat atau mempertaruhkan keamanan dan keselamatan kesehatan masyarakat.

Dengan mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda, ancaman semakin banyak terjadinya kasus-kasus baru, karena tahapan pilkada yg membutuhkan proses tatap muka, pengumpulan massa dalam jumlah banyak.

“Maka perlu diskusi  publik apakah tetap menggelar Pilkada di tengah ancaman pandemi Covid-19 yang terus mengintai atau menunda pelaksanaannya,” ucap Subhan.

Sejalan dengan tema diskusi, Chusnul Mar’iyah menyampaikan kekhawatirannya tentang pelaksanaan Pilkada, khususnya di Kota Depok, beberapa catatan dari Chusnul Mar’iyah terkait pelaksanaan Pilkada 2020 adalah karena protokol kesehatan Covid-19 ini bertolak belakang dengan proses tahapan Pilkada yang punya potensi mengumpulkan orang banyak dalam jumlah besar tanpa pengetatan disiplin protokol kesehatan covid-19.

Nana Subarna dari pihak penyelenggara Pilkada Kota Depok meyakinkan bahwa dari pihak penyelenggara sesuai yang diamanahkan konstitusi telah melakukan perencanaan dan standar pelaksanaan tahapan Pilkada dengan senantiasa menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19.