Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravany Hilman.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravany Hilman.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravany Hilman.
Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menginstruksikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk merubah Perwal menjadi Perda terkait penanganan virus Korona (Covid-19). Namun, DPRD Kota Depok belum menerima koordinasi tersebut dari Pemkot Depok, Jumat (18/09).

“Belum ada koordinasi dengan kami terkait Perwal untuk dijadikan Perda,” ujar Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman kepada Radar Depok.

Ikravany Hilman menjelaskan, DPRD Kota Depok akan membentuk Panitia Khusus (Pansus), apabila Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengajukan usulan Perda Covid-19. Nantinya, apabila Pemkot Depok mengajukan draf Perda akan langsung dijadikan Pansus Angket jika terdapat indikasi pidana.

Sebelumnya saat Gubernur Jawa Barat mendatangi RSUD Kota Depok beberapa waktu lalu, Ridwan Kamil meminta Pemkot Depok segera membuat Perda Covid-19. Hal itu untuk dapat kekuatan hukum terkait sanksi dan memberikan efek jera kepada masyarakat.

Ridwan Kamil menilai, Perwal yang dikeluarkan Pemkot Depok tidak terdapat unsur pidana, sehingga jika sudah menjadi Perda akan ada tindak pidana ringan dan pemberian sanksi. Menurutnya, Perwal hanya dapat ditindak melalui Satpol PP, namun dengan adanya Perda, TNI dan Polri dapat membantu memberikan penindakan.

“Kalau Perwal Satpol PP dibagian depan sedangkan apabila Perda TNI dan Polri bisa di depan,” tutup Ridwan Kamil. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya