endah perjuangkan imam
PEMBEKALAN : Endah Winarti (Depan) bersama Trend’IS usai pembekalan pemenangan Idris-Imam. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
endah perjuangkan imam
PEMBEKALAN : Endah Winarti (Depan) bersama Trend’IS usai pembekalan pemenangan Idris-Imam. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sukses menghantarkan Endah Winarti ke legislatif Kota Depok hingga tiga periode, Tim Relawan Endah (Trend) kembali melakukan kerja-kerja politik untuk memenangkan paket pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono. Bahkan, Trend di Pilkada Depok 2020 ini menjelma menjadi Trend’IS atau singkatan dari Tim Relawan Endah Idris Imam.

Pembina Trend’is, Endah Winarti menegaskan, tim relawannya yang bernama Trend siap bergerak kembali pasca Pileg 2019 kemarin menghantarkan politikus perempuan Partai Demokrat itu ke DPRD Kota Depok untuk periode ketiganya.

“Trend sudah siap bekerja kembali di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020,” tegas Endah kepada Radar Depok, Kamis (17/09).

Endah yang juga Sekretaris Umum (Sekum) DPC Partai Demokrat Kota Depok ini mengatakan, pada Pilkada Depok 2020, Partai Demokrat bersama PKS, PPP dan Partai Berkarya membentuk Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) untuk  mengusung Idris-Imam.

Sehingga, barisan relawannya akan selaras untuk memenangkan pasangan yang memiliki visi mewujudkan Kota Depok yang maju, berbudaya dan sejahtera.

“Tentu, selain pengurus dan kader Partai Demokrat,  kami yang memiliki relawan dan basis massa akan berjuang memenangkan pasangan Pak Kyai Idris dan Bang Imam,” katanya.

Pihaknya pun sudah menyusun strategi, baik di Demokrat, Koalisi TAS dan juga Trend’is. Khusus Trend’is, lanjut Endah, akan bergerak menyentuh lini terkecil di masyarakat dan tetap mengedepankan politik santun.

“Kami sedang progress mencetak baju, memberikan pemaparan dan pengenalan terkait visi misi dan janji kampanye, agar mereka dapat menyosialisasikan ke masyarakat dengan baik. Sebab, kami mengedepankan  adu gagasan dan santun dalam berkampanye memenangkan Idris-Imam,” beber Endah.