presiden turki erdogan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
presiden turki erdogan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

 

RADARDEPOK.COM – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memperingatkan mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron untuk tidak main-main dengan Turki. Pernyataan itu muncul saat ketegangan antara sekutu NATO karena perselisihan di Mediterania timur semakin meningkat.

“Jangan main-main dengan orang Turki. Jangan main-main dengan Turki,” wanti-wanti Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi di Istanbul pada peringatan 40 tahun kudeta militer 1980 seperti dilansir dari TRT World, Minggu (13/09).

Erdogan juga mendesak Yunani agar tidak salah bertindak di perairan yang disengketakan, meski didukung oleh negara-negara seperti Prancis, Setelah latihan angkatan laut Athena dan Ankara di wilayah itu pada bulan lalu, membuat Prancis meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut.

Macron baru-baru ini mengkritik Ankara selama kebuntuan antara Yunani dan Siprus di satu sisi dan Turki di sisi lain atas sumber daya hidrokarbon dan pengaruh angkatan laut di Mediterania timur.

“Eropa harus jelas dan tegas, bukan Turki sebagai bangsa dan rakyat, tetapi dengan pemerintahan Presiden Erdogan telah mengambil tindakan yang tidak dapat diterima,” kata Macron kala itu.

Pemimpin Prancis itu berbicara di depan KTT tujuh negara Mediterania Uni Eropa yang mengancam Turki dengan sanksi atas kegiatannya.

Namun, Erdogan pada hari Sabtu (12/09) menolak pernyataan tersebut, dan menuduh Macron kurang pengetahuan dalam sejarah.

“Tuan Macron, Anda akan mendapat lebih banyak masalah dengan saya,” ancam Erdogan.

Itu menjadi komentar pertamanya yang secara langsung tertuju untuk pemimpin Prancis itu setelah memilih diam selama perselisihan terakhir.