geber pemilih pradi afifah
SEMANGAT : Sahabat Imam Turidi bersiap memasang alat peraga, sebagai bentuk dukungan untuk pasangan Pradi Supriatna – Afifah Alia. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
geber pemilih pradi afifah
SEMANGAT : Sahabat Imam Turidi bersiap memasang alat peraga, sebagai bentuk dukungan untuk pasangan Pradi Supriatna – Afifah Alia. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRaD Kota Depok dari Fraksi PDI Perjuangan, Imam Turidi mengaku tidak memiliki resep muluk-muluk, guna memenangkan pasangan Pradi Supriatna – Afifah Aliah di Pilkada Depok 2020.

Dirinya hanya ingin agar masyarakat bisa melihat secara objektif sebelum nanti menentukan pilih di TPS. Sebab ia yakin, masyarakat Kota Depok sudah bisa menilai kinerja walikota selama ini, terkait prestasi yang dicapai untuk kesejahteraan warganya.

“Kurang total dalam mengelola APBD sehingga terjadi Silpa. Silpa tertinggi se-Jawa Barat,” ungkap Imam kepada Radar Depok, Senin (7/9).

Munculnya Silpa, terang dia, cukup mengagetkan. Pasalnya, pembangunan dan jaminan sosial warga belum tersentuh semua. “Langkah saya meyakinkan pemilih untuk melihat dengan objektif,” tegas IT, sapaannya.

Wakil rakyat dari Beji-Cinere-Limo ini, turut menyentil potensi kampanye hitam di masyarakat. “Sebagai pejabat publik yang terdidik, harus menyikapi kampanye ini dengan hati yang dingin dan berkompetisi dengan santun,” ucapnya.

Dirinya mengajak berkompetisi dengan bersih. Jangan ada kampanye hitam atau fitnah, yang dihembuskan. Sehingga menjadikan noda dalam hati.

“Apa yang saya sampaikan bukan dari pribadi namun dari penilaian warga yang berdasarkan pada sumber data,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya