gegana satroni rw
EKSEKUSI : Personil Gegana saat melakukan penyemprotan di lingkungan RW 04 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, dengan peralatan canggih dan APD lengkap. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
gegana satroni rw
EKSEKUSI : Personil Gegana saat melakukan penyemprotan di lingkungan RW 04 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, dengan peralatan canggih dan APD lengkap. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PONDOK JAYA – Sebanyak 25 personel dari tim Gegana Kesatuan Brimob Polri, lengkap dengan armada dan seragam, menyantroni empat RW di Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung. Titiknya, RW2, RW4, RW6, dan RW7.

“Mereka datang dengan pakaian APD lengkap bersama tiga unit mobil Gegana. Kehadirannya untuk lakukan penyemprotan disinfektan ke RW yang dinilai masuk dalam rawan penyebaran Covid-19,” terang Lurah Pondok Jaya, Mulyadi kepada Radar Depok, Rabu (23/09)

Tujuan tim Gegana, dilanjutkan Mulyadi, agar lingkungan menjadi steril, sebab menurut data yang ada, di beberapa RW Pondok Jaya masuk dalam zona merah. Padahal tidak ada kasus baru yang terkonfirmasi positif. Namun hal tersebut dipermasalahkan, mengingat pentingnya sterilisasi massal dengan disinfektan wajib dilakukan secara berkala.

“Sebenarnya tidak ada penambahan kasus baru, yang ada itu kasus lama tapi memang belum sembuh. Buat saya tidak masalah, karena penyemprotan harus rutin dilakukan untuk kenyamanan warga setempat,” terangnya kepada Radar Depok.

Ia menerangkan, ada sisi positif maupun negatif terhadap dengan ditetapkannya salah satu RW di Pondok Jaya menjadi zona merah. Positifnya, warga akan merasa perlu disiplin lagi dalam menjaga protokol kesehatan bagi dirinya sendiri. Lalu, negatifnya, warga akan kurang nyaman dengan penetapan tersebut, karena dirasa kurang tepat.

“Tapi semu kita ambil hikmahnya, untuk terus lebih peduli pada kesehatan diri sendiri dan keluarganya,” terang Mulyadi.