PPP rangkul ulama
SILATURAHMI : Calon Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi Pengurus DPC PPP Kota Depok usai Halaqah Alim Ulama yang diselenggarakan PPP di Telorindo Hall, Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Rabu (23/09). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
PPP rangkul ulama
SILATURAHMI : Calon Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi Pengurus DPC PPP Kota Depok usai Halaqah Alim Ulama yang diselenggarakan PPP di Telorindo Hall, Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Rabu (23/09). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Bagian dari evaluasi, bakal DPC PPP Kota Depok menggelar Halaqah Alim Ulama, baik ustadz, ustadzah, guru lekar dan pendakwah di 11 Kecamatan di Kota Depok. Untuk agenda perdana, partai berlambang Kabah itu mengadakan di Telorindo Hall, Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Rabu (23/09).

Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah menjelaskan, halaqah tersebut akan digelar di beberapa titik. Sebab, pihaknya sendiri menargetkan 500 alim ulama se-Kota Depok. Namun, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, akhirnya dilakukan bertahap.

“Untuk tahap awal, sekitar 50 Alim Ulama dari empat kecamatan, yakni Sawangan, Bojongsari, Cipayung dan Pancoranmas. Nantinya PPP akan dilakukan roadshow di beberapa kecamatan se Kota Depok,” tutur Qonita didampingi Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah.

Menurut Putri KH. Syukron Mamun ini, halaqah bertajuk ‘Pilkada Sebagai Momentum Memimih Pemimpin yang Sidiq, Amanah, Tabligh dan Fathanah’ ini, merupakan  bagian evaluasi dari partai, dimana PPP lahir dari rahimnya ulama. Sehingga, pihaknya ingin kembali kepada ruh partai, yakni dekat dengan ulama dan bisa bersama untuk berjuang, karena PPP merupakan wadah perjuangan umat Islam.

Selain itu, agenda kedua tak lain untuk memberikan doa dan dukungan kepada pasangan Idris-Imam serta membantu perjuangan di pilkada nanti.

“Karena yang kami usung ini seorang kiai, harapan kami bisa fokus dan konsentrasi untuk membangun Kota Depok sebagai kota yang religius dan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.