Import Case Jadi Biang Kerok Penyebaran Covid-19

In Utama
ilustrasi penemuan obat korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penyebaran Covid-19 di Kota Depok belum berhenti. Penyebab penyebaran Covid-19 berasal dari Import Case. Untuk itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, tengah berusaha melakukan penekanan penyebaran Covid-19.

Import Case adalah menunjukkan lokasi di mana semua kasus telah diperoleh di luar lokasi pelaporan. Misalnya sumber virus dari luar negeri, didapat ketika pasien tersebut jalan-jalan.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, peningkatan kasus konfirmasi positif terjadi di hampir semua daerah, khusunya di Jabodetabek. Untuk Kota Depok berdasarkan data per 7 September 2020, kasus konfirmasi aktif berjumlah 668 kasus atau 26,76 persen.

“Untuk kasus yang sembuh sebanyak 1.742 kasus atau 69,79 persen dan meninggal 86 kasus atau 26,76 persen, dari total kasus konfirmasi positif sebanyak 2.496 kasus,” ujar Mohammad Idris, Selasa (8/9).

Mohammad Idris menjelaskan, penambahan kasus konfirmasi positif, paling banyak bersumber dari imported case dan bersumber dari transmisi lokal, serta hasil swab test

Massal yang saat ini dilakukan. Dari data penambahan kasus pada periode minggu ke-26  yakni 24 Agustus hingga 30 Agustus 2020, kasus konfirmasi positif lebih banyak berasal dari imported case sebesar 77,56 persen.

Pada periode minggu ke-27 yakni 31 Agustus hingga 6 September 2020, lanjut Mohammad Idris, kasus imported case mencapai 89 persen. Kasus imported case tersebut berasal dari klaster perkantoran dan tempat kerja di luar Kota Depok, sehingga berdampak pada penularan didalam keluarga dan komunitas.

Mohammad Idris mengungkapkan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok telah melakukan berbagai langkah taktis di bidang pencegahan. Langkah tersebut yakni dengan mengoptimalkan peran Kampung Siaga Covid-19, sosialisasi dan edukasi Gerakan Bermasker serta protokol kesehatan, disinfektasi area terpapar, penegakan hukum protokol kesehatan, pembatasan aktivitas warga, pembatasan aktivitas dunia usaha, dan berbagai hal lainnya. Untuk bidang penanganan, dilakukan Penanganan Kasus Konfirmasi Positif dengan melakukan perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, peningkatan swab test.

1 of 2

You may also read!

Kapolsek sukmajaya naik pangkat

Jelang Malam Tahun Baru, Polsek Sukmajaya Tumpengan

TUMPENGAN: Kenaikan Pangkat Kapolsek Sukmajaya, dengan prosesi pemotongan tumpeng di Mapolsek Sukmajaya, Kamis (31/12).  FOTO

Read More...
Tahun baru sukmajaya-cilodong

Malam Tahun Baru di Sukmajaya-Cilodong Dipantau

SIAP : Apel Persiapan Pengamanan Malam Tahun Baru di Mapolsek Sukmajaya, Kamis (31/12). FOTO :

Read More...
Pln

PLN UP3 Depok Perkuat Pasokan Jelang Tahun Baru

PANTAU : Petugas tengah bersiaga memperkuat pasokan listrik, pada malam tahun baru. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu