katar baktijaya untuk katar depok
SOLID : Seluruh Anggota Karang Taruna (Katar) Kelurahan Bakyijaya saat bersama dalam salah satu kegiatan. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
katar baktijaya untuk katar depok
SOLID : Seluruh Anggota Karang Taruna (Katar) Kelurahan Bakyijaya saat bersama dalam salah satu kegiatan. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BAKTIJAYA – Ketua Karang Taruna (Katar) Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Negus Gibran Mayardhi angkat bicara terkait jabatan Ketua Katar Kota Depok, yang dinilainya sebagai jabatan politis dan sarat kepentingan.

“Terkait kenapa terjadi keributan di tingkat kota. Dugaan kami, selama ini melihat jabatan katar tingkat kota, tidak jauh berbeda dengan jabatan politis,” ungkap Gibran kepada Radar Depok, Kamis (17/09).

“Mengapa demikian? Karena dalam mekanisme sarana dan prasarana pemilihannya sarat akan kepentingan dan dalam pelaksanaanya tidak diterapkanya secara demokrasi dan terbuka,” sambungnya.

Gibran memaparkan, momentum pemilihan katar kota, tidak melibatkan katar tingkat kelurahan. Berarti cacat secara konstitusional.

“Ketika merujuk secara konstitusional Permensos No25 tahun 2019 karang taruna adalah organisasi kepemudaan yang berada di lingkungan dari RT, RW sampai tingkat kelurahan. Untuk tingkat kecamatan, kota sebagai wadah komunikasi. disatu sisi permasalahan permasalahan sosial, ekonomi, politik, hukum dan budaya adalah permasalahan yang sangat kental berada di lingkungan kami yakni kelurahan,” papar Gibran.

Ia menuturkan, bagaimana katar kota dapat menjalankan sebuah amanah, jika dalam sistem pemilihan tidak melibatkan rapat dengar pendapat sampai ke akar rumput. Dampaknya keberadaan karang taruna kota yang seharusnya menjadi wadah menampung aspirasi bagi permasalahan sosial dan kepemudaan sampai saat ini tidak dapat menjadi solusi dan pemecah dari permasalahan tersebut.

Lebih dalam, Gibran membeberkan, selama ini sebagai katar ditingkat kelurahan, kurangnya dukungan dan peran katar tingkat Kecamatan hingga kota, menjadi keluhannya dan anggota.

“Kami karang taruna kelurahan selama ini merasa berdiri diatas kaki sendiri. Kami terbentuk berdasarkan kesadaran kami atas situasi di lingkungan kami. Harapan kami karang taruna tingkat kota dapat mendukung, mensupport dan memperjuangkan kegiatan kegiatan kami,” bebernya.