lanjutan kebakaran di beji timur
PADAMKAN : Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, saat memadamkan api di jalan Ridwan Rais, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Rabu (9/9). FOTO : ISTIMEWA
lanjutan kebakaran di beji timur
PADAMKAN : Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, saat memadamkan api di jalan Ridwan Rais, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Rabu (9/9). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kebakaran yang terjadi di Jalan Ridwan Rais, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji pada pukul 14:45 WIB, ternya menyebabkan kerugian senilai Rp 1 Miliar. Karena tidak hanya warung sembako saja, ada juga rumah warga yang ikut terbakar.

Kasi Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tesy Haryati mengatakan, sekitar pukul 14.45 pihaknya langsung melakukan pemadaman api yang membakar warung semabko milik warga. Namun, di lokasi kebakaran, pihaknya mengalami kendala dikarenakan sumber air jauh.

“Sekitar pukul 16.15 api berhasil dipadamkan,” ujar Tesy Haryati kepada Radar Depok, Rabu (9/9).

Tesy Haryati menjelaskan, kerugikan akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta hingga Rp1 Milyar. Tesy haryati menambahkan, lokasi yang terbakar memiliki luas 500 meter persegi yang membakar satu unit rumah dan kios sembako. Guna memamdamkan api, pihaknya menurunkan tujuh unit mobil pompa dan 28 personil.

Tesy Haryati mengungkapkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari kegagalan instalansi listrik yang rusak di toko sembako milik Sugeng (50). Sugeng mengetahui saat api sudah mulai membesar dan merambat kerumah yang ada dibagian belakang dari tokonya. Saat itu api langsung membesar dan menjalar melalui atap plafon ke rumah dibagian belakang.

Guna mencegah kebakaran meluas kerumah warga lainnya, lanjut Tesy Haryati, anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari berhasil mengendalikan dan memotong api guna tidak menyambar ke area lainnya.

“Api sudah dapat dikendalikan oleh anggota,” tutup Tessy Haryati. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya