komunitas sepeda respon
SEHAT : Komunitas Temen Gowes Community saat melakukan gowes bareng, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
komunitas sepeda respon
SEHAT : Komunitas Temen Gowes Community saat melakukan gowes bareng, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. Terkait aturan tersebut, sejumlah komunitas sepeda di Kota Depok mengapresiasinya.

Wakil Ketua Komunitas Temen Gowes Community, Marjuki Komeng mengatakan, peraturan yang di keluarkan Kemenhub dinilai baik untuk komunitas sepeda. Namun, aturan tersebut harus terintegrasi dengan pemerintah di tingkat Provinsi, Kota, maupun Kabupaten.

“Aturan yang dibuat Kemenhub untuk pesepeda bertujuan baik, namun harus sejalan dengan pemerintahan dibagian bawah,” ujar Marjuki Komeng kepada Radar Depok.

Komunitas yang berada di wilayah Kecamatan Bojongsari ini menyayangkan, minimnya jalan yang dibuat khusus untuk pesepeda di Kota Depok, yakni hanya berada di Jalan Raya Margonda, itu pun sudah tidak berfungsi lagi.

Marjuki Komeng menjelaskan, dalam aturan tersebut banyak fasilitas ruang dan edukasi untuk sepeda, salah satunya menyediakan sarana parkir untuk pesepeda dan aturan pesepeda melintas di jalan. Namun pada nyatanya, baik jalur maupun sarana pesepeda di Kota Depok, belum dapat dinyatakan nyaman dan aman untuk pesepeda maupun anggota komunitas yang ingin melakukan gowes bersama.

“Sebaiknya aturan tersebut apabila di terapkan di Kota Depok, harus disertai sarana dan prasarana pesepedanya,” terang Marjuki Komeng.