ilustrasi vaksin virus korona
ILUSTRASI
ilustrasi vaksin virus korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Virus Korona atau Covid-19 belum melandai juga di Kota Depok. Terbaru Minggu (6/9),virus yang menyerang alat pernafasan tersebut kembali merenggut dua korban jiwa.  Ini sudah tak main-main, jika dikalkulasikan warga yang meninggal akibat Korona sudah 84 jiwa.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok merilis, warga yang terkonfirmasi positif  mencapai 2.453 kasus.

Sementara pasien yang meninggal tercatat sebanyak 84 kasus, atau terjadi penambahan 2 kasus dibandingkan sehari sebelumnya. Minggu ini kembali terjadi lonjakan pasien konfirmasi positif sebanyak 22 kasus. Sedangkan, jumlah pasien yang sembuh sebanyak 1.709 orang, atau terdapat penambahan sebanyak 38 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus konfirmasi aktif di Kota Depok hingga 6 September 2020 sebanyak 660 orang atau terjadi penurunan sebanyak 18 kasus.

Kemudian, hingga tanggal yang sama, warga Depok yang berstatus kontak erat aktif berjumlah 837 orang, ada penurunan 17 kasus dari hari sebelumnya.

Sedangkan, untuk kategori kasus suspek aktif saat ini berjumlah 399 orang. Juga terdapat penurunan sebanyak 3 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Di hari sebelumnya lebih tepat 5 September 2020,  dari 678 kasus konfirmasi aktif, Sukmajaya merupakan kecamatan dengan jumlah kasus tertinggi, yakni sebanyak 107 kasus.

Kemudian, untuk urutan ke dua ditempati oleh Kecamatan Cimanggis, dengan konfirmasi aktifnya sebanyak 97 kasus. (rd/hmi)

 

Angka Korona Per-kecamatan di Kota Depok (5/9) :

  1. Sukmajaya 107 kasus
  2. Cimanggis 97 kasus
  3. Pancoran Mas 97 kasus
  4. Cilodong 73 kasus
  5. Beji 58 kasus
  6. Sawangan 58 kasus
  7. Limo 55 kasus
  8. Tapos 48 kasus
  9. Bojongsari 38 kasus
  10. Cinere 25 kasus
  11. Cipayung 22 kasus

 

Jurnalis : Fahmi Akbar

Editor : Pebri Mulya