boges wati 3
SEPEDA BIJAK: Para punggawa komunitas sepeda Boges Wati saat beristirahat di lokasi Kampung Unik yang berada tak jauh dari Situ Rawa Kalong, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis. FOTO : ISTIMEWA
boges wati 3
SEPEDA BIJAK : Para punggawa komunitas sepeda Boges Wati saat beristirahat di lokasi Kampung Unik yang berada tak jauh dari Situ Rawa Kalong, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis. FOTO : ISTIMEWA

 

Ada pesan edukasi dalam setiap aktivitas gowesnya, yang disampaikan komunitas sepeda Boges Wati. Salah satunya, teladan bagi anak-anaknya agar selalu menjaga kesehatan, bukan sekedar gaya.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Komunitas sepeda Boges Wati muncul bukan hanya ketika sepeda sedang hits belakangan ini. Mereka sudah ada sejak tahun 2015. Selain sebagai gaya hidup, bersepeda bagi mereka merupakan modal penting dalam menjaga kesehatan diri. Alhasil, giat positif tersebut juga bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya, agar selalu menjaga kesehatan.

Penggagas Boges Wati, Erroma mengatakan, setiap aktivitas gowes para anggotanya selalu mengikuti aturan keselamatan maupun protokol kesehatan. Apalagi, komunitas ini dihuni oleh ibu-ibu.

“Gowes harus bijak, patuh sama aturan. Jadi anak-anak kita pasti mengikuti apa yang kita contohkan,” ungkap Erroma kemudian menyeruput es kelapa yang ada di Situ Rawa Kalong.

Salah satu contohnya, saat pandemi seperti ini. Pesepeda wajib menggunakan masker, menyiapkan hand sanitaizer, dan menjaga asupan gizi serta vitamin, sehingga tidak membawa virus ke dalam rumah setelah gowes dari tempat tujuan.

Kini, berolah raga standar protokol kesehatan selalu mereka kedepankan. Mengingat keluarga di rumah yang menanti kepulangan ibunya setelah menjaga stamina mengayuh sepeda.

“Kita sudah siap semua, masker cadangan, hand sanitizer, sama minum suplemen atau vitamin untuk menjaga stamina dan imun tubuh,” lanjut Erroma.