Beranda Utama Masuk Zona Merah Lagi, Berikut strategi PJS Walikota Depok

Masuk Zona Merah Lagi, Berikut strategi PJS Walikota Depok

0
Masuk Zona Merah Lagi, Berikut strategi PJS Walikota Depok
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dedi Supandi.
PJS Walikota Depok, Dedi Supandi.
PJS Walikota Depok, Dedi Supandi.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok kembali berada pada posisi zona merah, hal tersebut menjadi perhatian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus Korona (Covid-19) Kota Depok.

(PJS) Walikota Depok, telah berkoordinasi dan menyiapkan langkah untuk penekanan Covid-19 di Kota Depok.

Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan berusaha guna melakukan penekanan Covid-19, yakni dengan melihat hasil dari kontak tracing. Data yang dimiliki Pemkot Depok, terjadinya penambahan berasal dari cluster perkantoran. Culster tersebut berdampak terhadap transmisi lokal di tingkat keluarga.

“Sehingga importcase lebih tinggi,” ujar Dedi Supandi kepada Radar Depok, Selasa (29/09).

Dedi Supandi menjelaskan, mengingat penularan terjadi pada cluster perkantoran dan berdampak terhadap cluster rumah tangga, Pemkot Depok akan meningkatkan kembali tugas dan fungsi dari Kampung Siaga Covid-19. Nantinya melalui Kampung Siaga Covid-19 akan ada sejumlah aspek yang dilakukan penguatan.

Dedi Supandi mengungkapkan, untuk aspek pencegahan individu dan hasil dari contact tracing ditemukan ada yang terpapar, akan dilakukan lockdown personal atau individu di lokasi saat ditemukan. Untuk cluster profesi, pemkot Depok akan mendorong untuk pemberlakukan Work From Home (WHF).

Dedi Supandi menuturkan, penerapan WFH untuk melakukan pencegahan Covid-19 di perkantoran yang berdampak terhadap Cluster Rumah Tangga. Selain itu, Pemkot Depok akan mendorong pencegahan di level komunitas. Pemberlakukan Pembatasan Aktifitas Warga (PAW) dan Pembatasan Aktifitas Usaha (PAU) akan tetap dijalankan sesuai regulasi yang berlaku saat ini.