Menengok Aktivitas Iblam Edu Garden : Olah Sisa Memasak Siswa Jadi Pupuk Cair (3-Habis)

In Metropolis
iblam edu garden 3
HIDROPONIK : Tanaman hidroponik di Iblam Edu Garden (IEG) ini bisa dipastikan sehat tanpa obat-obatan dan pestisida. Buktinya, pupuknya saja diolah sendiri dengan memanfaatkan sampah organik. FOTO : ISTIMEWA

 

Pertumbuhan tanaman selalu diidentikkan dengan asupan nutrisi yang cukup. Begitupun dengan tanaman hidroponik yang tidak dianjurkan untuk disemprot dengan obat-obatan kimia termasuk pestisida. Begitulah ucapan Asisten Yayasan Tunas Iblam , Zainal Alam.

Laporan : Yunair Dwi Setiawati

RADARDEPOK.COM – Zainal Alam yang tengah sibuk mengembangkan proyek pembangunan pesantren, akhirnya meluangkan waktu ditelepon. Saat ditunggu lama dari kesibukannya mengikuti rapat, barulah sempat dia mengangkat telepon dari Radar Depok.

Melalui gagang telepon, perlahan dia mulai menjelaskan suatu rahasia tentang suburnya tanaman hidroponik yang terdapat di Iblam Edu Garden (IEG). “Rahasia tanaman di sini bisa subur, ya karena pupuk cairnya kami olah sendiri dari sampah organik,” ujarnya dibarengi dengan suara bayi yang sedang menangis.

Sambil bernostalgia, Zainal menceritakan jika IEG ini awal dibuat untuk mengedukasi siswa Yayasan Tunas Iblam. Terkoneksi karena yayasan ini memiliki Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Selain itu, yayasan juga sedang mendaftarkan diri dalam program Adiwiyata Provinsi, yang salah satu ketentuannya ialah lokasi tempat pendidikan haruslah ramah anak, mendukung penghijauan dan ada pemisahan sampahnya.

Demi mendukung penghijauan itulah, IEG ini dibuat. Zainal menjelaskan, lahan hidroponik yang luasnya kurang lebih 40 x 20 meter ini cukup berdampak di masyarakat. Sekitar 2 tahun yang lalu, bersama Ketua Yayasan Tunas Iblam, Asri Mulyanita, dia bermimpi ingin mengadopsi metode hidroponik ini layaknya negara lain, khususnya Jepang.

Setelah terealisasi, barulah Zainal menggandeng manajer kebun yang bernama Kartini, untuk mulai mengolah pupuk cair dari sampah organik.

“Saat siswa masuk Sekolah, biasanya ada kegiatan masak-memasak. Sampah sisa masakan yang mayoritas sayuran kami campur dengan daun kami olah jadi pupuk cair,” ucapnya dengan santai.

1 of 2

You may also read!

Kapolsek sukmajaya naik pangkat

Jelang Malam Tahun Baru, Polsek Sukmajaya Tumpengan

TUMPENGAN: Kenaikan Pangkat Kapolsek Sukmajaya, dengan prosesi pemotongan tumpeng di Mapolsek Sukmajaya, Kamis (31/12).  FOTO

Read More...
Tahun baru sukmajaya-cilodong

Malam Tahun Baru di Sukmajaya-Cilodong Dipantau

SIAP : Apel Persiapan Pengamanan Malam Tahun Baru di Mapolsek Sukmajaya, Kamis (31/12). FOTO :

Read More...
Pln

PLN UP3 Depok Perkuat Pasokan Jelang Tahun Baru

PANTAU : Petugas tengah bersiaga memperkuat pasokan listrik, pada malam tahun baru. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu