Kendaraan tilang margonda
TILANG : Anggota Satlantas Polres Metro Depok memberikan penilangan terhadap pengendara yang memasuki jalur cepat di jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Selasa (18/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
Kendaraan tilang margonda
TILANG : Anggota Satlantas Polres Metro Depok memberikan penilangan terhadap pengendara yang memasuki jalur cepat di jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Selasa (18/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, mengklaim pelanggaran di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Jalan Raya Margonda telah menurun hingga 40 persen.

“Pelanggaran di KTL Jalan Raya Margonda sebelum ada kamera E-TLE berhasil mengalami penurunan,” ujar Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Erwin Aras Genda kepada Radar Depok, Minggu (27/09).

Erwin Aras Genda menjelaskan, kendaraan roda dua maupun angkot sudah menggunakan lajur kiri sesuai lajur yang disiapkan. Menurutnya, penurunan pelanggaran di KTL, tingkat kedisiplinan masyarakat dalam berkendara maupun berlalu lintas, mengalami peningkatan yang cukup siginifikan.

Erwin Aras Genda mengungkapkan, apabila kamera E-TLE sudah difungsikan, diharapkan akan terjadi penurunan pelanggaran di KTL yang diperkirakan mencapai 70 hingga 80 persen. Keberadaan kamera E-TLE guna menekan pelanggaran hingga kecelakaan di KTL hingga 50 persen. Erwin Aras Genda menambahkan, selama medio September hampir tidak ditemukan kecelakaan di KTL.

Erwin Aras Genda menuturkan, selama medio September 2020 anggota Satlantas Polres Metro Depok aktif memberikan penindakan di KTL. Tidak hanya itu, anggota kerap memberikan laporan terkait situasi KTL. Namun untuk kecelakaan di luar Kawasan KTL masih ditemukan karena pelanggaran lalu lintas, serta fatalitas korban meninggal dunia sangat kecil, namun rata-rata kerugian yang dialami yakni material.

“Sebelum dilakukan penegakan ada pelanggaran dan kecelakaan,” tutup Erwin Aras Genda. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya