Beranda Metropolis Multicolour-Avatar Guncang Korona

Multicolour-Avatar Guncang Korona

0
Multicolour-Avatar Guncang Korona
KEREN : Cang Raka (27), owner Manson Cupang Reot menunjukan salah satu koleksi cupang hias diantara deretan soliter ikan lainnya di kawasan Kecamatan Sawangan, Selasa (29/09). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
bisnis ikan cupang
KEREN : Cang Raka (27), owner Manson Cupang Reot menunjukan salah satu koleksi cupang hias diantara deretan soliter ikan lainnya di kawasan Kecamatan Sawangan, Selasa (29/09). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ikan cupang sedang booming di Indonesia, tak terkecuali di Kota Depok. Ikan air tawar ini memiliki daya tarik di warna. Jenis cupang plakat multicolour dan avatar salah satu jenis yang lagi hits. Bahkan, harganya ratusan ribu sampai tak terhingga kendati dalam masa Pandemi Covid-19 (Korona).

Owner Manson Cupang Reot, Raka Adi Putra mengaku, sudah menjual cupang sejak 2016-an merasakan efek dari trend cupang. Apalagi, semenjak Pandemi Covid-19. Di saat sektor yang lain mengalami kesulitan ketika pandemi menyerang, berbeda dengan dia. Justru, semakin banyak pembeli secara online maupun langsung yang datang ke Manson Cupang Reot, di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Kota Depok.

“Selama Covid-19 omset jadi naik secara drastis. Merasa senang juga sih, karena bisa membuka lapangan kerja di masa seperti sekarang ini.” ujarnya saat ditemui di home base Manson Cupang Reot.

Menurutnya, di 2020 cupang yang lagi hits jenis plakat multicolour dan avatar. Kalau diperkirakan harganya mulai ratusan ribu rupiah, itupun grade ikannya masih kurang. Ketika cupang sudah top grade (warnanya ngeblok di badan), harganya bisa puluhan juta rupiah.

“Yang lagi trend jenis multicolour dan avatar,” jelas Cang Raka -sapaan akrab Raka Adi Putra-, kepada Radar Depok, Selasa (29/09).

Dengan online, sambung Cang Raka, salah satu kunci untuk menambah penghasilannya. Contohnya dari Youtube, Instagram, dan juga Facebook. Target pasarnya saat ini sudah seluruh Indonesia bahkan Luar Negeri. Biasanya omset perbulan yang didapat mencapai Rp30 jutaan per bulan.