pabrik di depok ada korona
SATU POSITIF : Inilah pabrik YKK Ziper Indonesia, di Raya Jakarta-Bogor KM 29, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, yang satu karyawannya positif Covid-19. FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK
pabrik di depok ada korona
SATU POSITIF : Inilah pabrik YKK Ziper Indonesia, di Raya Jakarta-Bogor KM 29, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, yang satu karyawannya positif Covid-19. FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, bergerak cepat setelah mendapatkan laporan pabrik PT YKK Ziper Indonesia ada yang terkonfirmasi positif. Secara bersamaan kemarin (8/9), pabrik di Jalan Jakarta-Bogor KM 29, Kecamatan Cimanggis Kota Depok dan dua kantor pemerintahan, ditutup selama sepekan.

Ketua Harian GTPPC Kota Depok, Sri Utomo menjelaskan, memang ada seorang pegawai pabrik YKK Zipper Indonesia, positif Covid-19. Temuan itu berdasarkan laporan dari manajemen YKK, dan saat ini sedang ditelusuri lebih jauh oleh gugus tugas.

“Terlaporkan satu karyawan, tetapi kontak erat nanti kami tracing (lacak) dan kami lakukan tes swab lagi. Yang positif merupakan asal dari Kota Bekasi,” ujar Sri Utomo kepada Radar Depok, Selasa (8/9).

Adanya temuan tersebut, sambung Sri Utomo, pabrik diminta menutup sebagian operasional kurang lebih selama sepekan. Hal ini dilakukan untuk kepentingan sterilisasi, desinfeksi, serta mitigasi penularan virus Korona. Berdasarkan Peraturan Walikota Depok Nomor 60 Tahun 2020, setiap perkantoran yang ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 diminta menghentikan operasional paling lama 14 hari.

“Hari ini kami keluarkan surat untuk penghentian sementara kegiatan pada unit kerja yang terpapar. Insha Allah mulai besok (hari ini) sampai tanggal 15 September, mereka lakukan penutupan sementara pada unit produksi,” tegas mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok ini.

Menurutnya, pabrik tersebut luas dan banyak unit kerja, tetapi ada satu unit kerja yang terpapar.

“Saat ini kita layangkan surat ke YKK. Manajemen sudah komunikasi dengan kami untuk melakukan penutupan sementara, melakukan desinfeksi pada area yang terpapar,” lanjutnya.

Kasus Covid-19 di Depok, kata dia, mengalami kenaikan signifikan. Diharapkan seluruh elemen masyarakat ikuti aturan yang berlakukan salha satunya menggunakan masker. Aparat TNI dan Polri sudah bersusah payah membantu pemerintah menekan angka Covid-19 di Depok, tapi bila warganya tidak disiplin angka tersebut tentu akan naik. Disinilah seharusnya warga sadar.

“Ayo kita bersama-sama memerangi Korona dengan disiplin mengikuti aturan : pakai masker,” tegasnya.