suasana sidang paripurna depok
PARIPURNA; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar rapat paripurna, membahas perubahan anggaran, Senin (21/09). FOTO : SAHRUL/RADAR DEPOK
suasana sidang paripurna depok
PARIPURNA ; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar rapat paripurna, membahas perubahan anggaran, Senin (21/09). FOTO : SAHRUL/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar rapat paripurna secara virtual alias online, membahas perubahan anggaran, Senin (21/09).

Rapat paripurna ini dihadiri Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Depok, TM. Yusufsyah Putra. Agenda kali ini membahas penyampaian nota keuangan dan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020.

“Jumlah keseluruhan anggota yang hadir pada paripurna virtual maupun langsung berjumlah 36 anggota,” ungkap Putra.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, perubahan APBD ini diakibatkan pandemi Covid-19 yang masih melanda kota Depok, dan termasuk zona merah.

“Kondisi ini menyebabkan perubahan terhadap asumsi awal kebijakan umum anggaran. Berupa penyesuaian atas proyeksi pendapatan daerah, serta perubahan alokasi belanja daerah sebagai konsekuensi relokasi dana untuk penanganan Covid-19,” ujar Pradi.

Ia menjelaskan perubahan APBD ini dirancang untuk menyesuaikan antara kebijakan pembangunan yang direncanakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

“Dinamika di tengah masyarakat juga termasuk menjadi pertimbangan kami dengan memperhatikan dokumen perencanaan yang telah ditetapkan RPJMD 2016-2021,” tambah Pradi.