Pembatasan Aktivitas Perlu Dikaji Mendalam

In Politika
imam turidi peci merah
Anggota DPRD Kota Depok, Imam Turidi.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pembatasan aktivitas untuk menekan laju penyebaran Virus Korona per 31 Agustus, oleh Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Kota Depok, diharapkan dapat dikaji lebih mendalam.

Anggota DPRD Kota Depok, Imam Turidi berpendapat, aturan tersebut dibuat terlalu terburu-buru, tanpa kajian matang. Ia menegaskan, Pemkot Depok tidak hanya bisa menerapkan aturan. Namun lebih penting lagi, memberi solusi kepada masyarakat secara luas yang terkena imbas aturan tersebut.

“Ini harus dipikirkan Pemkot Depok dan Gugus Tugas,” tutur Imam kepada Radar Depok, Senin (31/08).

Ia mencontohkan, warga yang mengais rejeki di malam hari, seperti pedagang nasi goreng, martabak, roti bakar, susu jahe dan sebagainya harus dicarikan solusinya agar tetap bisa menafkahi keluarganya di rumah.

“Mereka semua orang kecil yang harus diperhatikan nasibnya, dengan aturan tersebut mereka bagaimana, apakah sudah diberikan solusi.  Aturan yang tegas  namun tidak diimbangi dengan solusi menurut saya kurang bijaksana, semua harus diayomi dan diberi solusi,” terang wakil rakyat dari Beji-Cinere-Limo ini.

Apalagi, sambung politikus PDI Perjuangan ini, jika dalam pembatasan aktivitas malam hari ada anggaran yang dikeluarkan untuk mengawasi berjalan dengan baik atau tidak aturan tersebut. Sebab, ia sendiri belum mendengar terkait ada tidaknya anggaran yang dikeluarkan Pemkot.

“Jangan sampai nanti ada anggaran pengawasan. Namun tidak efektif, karena ini uang rakyat bukan uang pribadi yang bisa digunakan tanpa ada tanggungjawab yang jelas,” tegas Bang IT –sapaannya-.

1 of 2

You may also read!

kecelakaan jalan kartini

Bruukk..! Pesepeda Motor Mendadak Jatuh di Jalan Kartini

NGANTUK : Kecelakaan Motor di depan Ruko Kartini Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoranmas. Minggu (18/10).

Read More...
katar PGS disinfektan

Dua Pekan Sekali, Katar PGS Semprot Disinfektan

GIAT : Karang Taruna (Katar) Pasir Gunung Selatan (PGS) menyemprot disinfektan di lingkungan RW 1,

Read More...

Lurah Jatijajar Bantah Karena Politik Ketua RW2 Terpilih Tidak Dikukuhkan

Lurah Jatijajar, Sugino.   RADARDEPOK.COM, JATIJAJAR - Terkait dugaan adanya keterkaitan penolakan pengukuhan RW 2 Jatijajar dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu