ilustrasi pilkada 2020

ilustrasi pilkada 2020 

 

RADARDEPOK.COM, BANDUNG – Kota Depok kemungkinan menerapkan aplikasi e-rekap/Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) pada hasil akhir pada Pilkada Serentak Tahun 2020. Pernyataan tersebut dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Selain Kota Depok, menurut KPU Jawa Barat, Kabupaten Bandung pun kemungkinan akan menerapkan aplikasi e-rekap.

“Yang memungkinkan (menerapkan e-rekap pada Pilkada Serentak 2020 di Jabar) yang akses internetnya bagus, itu di antaranya (Kabupaten) Bandung dan Kota Depok,” kata Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Rifqi Alimubarok usai acara pembukaan uji coba dan simulasi aplikasi e-rekap/Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Pilkada Serentak 2020 di Volley Indoor Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/9).

Rifqi mengatakan, tidak hanya akses internet yang bagus, tetapi kesiapan lainnya juga harus diperhatikan, yakni SDM dan gawai.

“Jadi kesiapan dari masing-masing petugas TPS-nya, kemudian dari alat komunikasinya, gawainya harus punya aplikasi ini atau menunjang untuk menjalankan aplikasi ini,” kata dia.

Menurut dia, dengan adanya e-rekap maka akan ada pemangkasan waktu atau alur dalam proses perhitungan suara pemilu.

Biasanya, kata Rifqi, biasanya urutan teknisnya dilakukan dari tingkat TPS kemudian dilanjutkan ke ke PPS di tingkat desa/kelurahan lalu rekapitulasi suara di kecamatan oleh PPK lalu rekapitulasi suara di KPU tingkat kabupaten/kota.

“Nah sekarang dengan Sirekap, maka dari TPS langsung ke kota/kabupaten,” kata dia.