Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI Peringati 10 Tahun Berdiri : Satu-satunya di Asia, Berhasil Cetak 64 Dokter Spesialis

In Pendidikan
FKUI rayakan ulang tahun
TANGANI : Dokter lulusan FKUI spesial penerbangan sedang menangani pasien di dalam pesawat. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

Program Studi (Prodi) Kedokteran Penerbangan, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia (FKUI), memperingati sepuluh tahun berdiri. Caranya, dengan mengadakan webinar bertajuk Peran Serta Kedokteran Penerbangan dalam Masa Pandemi COVID-19, Sabtu (29/8). Hingga saat ini, Prodi Kedokteran Penerbangan ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Asia.

Laporan : Fahmi Akbar

RADARDEPOK.COM – Dekan FKUI, Prof Ari Fahrial Syam membuka kegiatan Lustrum ke-2 Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI tersebut. Selepas membuka Prof. Ari Fahrial menuturkan, sangat mengapresiasi pencapaian berdirinya 10 tahun Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI. Saat ini, FKUI memiliki 31 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI menjadi salah satu PPDS berhasil mencetak para lulusan yang telah berkiprah di lintas lembaga mengurusi penerbangan.

Melalui pertemuan virtual ini, diharapkan ada beragam masukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Khususnya, materi pengajaran semasa perkuliahan yang tepat memenuhi kebutuhan di industri. Selain itu, diskusi kali ini juga mampu merumuskan upaya menjaga keselamatan para pelaku, dan pengguna jasa penerbangan.

“Protokol kesehatan bisa dijalankan di dalam penerbangan khususnya penerbangan nasional,” jelasnya.

Ketua Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI, Prof Budi Sampurna menuturkan, Kedokteran Penerbangan kerap dikenal sebagai aerospace atau aviation medicine. Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI yang telah berdiri sejak tahun 2010, merupakan prodi yang sangat langka, dan hanya ada 5 program studi serupa di dunia. Setelah 10 tahun berdiri, prodi Kedokteran Penerbangan FKUI telah berhasil mencetak 64 dokter spesialis kedokteran penerbangan.

Para alumni kami tersebar di beragam lembaga seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perhubungan–Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Pertahanan, TNI AU, beberapa rumah sakit, perusahaan evakuasi medik, maskapai penerbangan, serta institusi lainnya sesuai dengan kebutuhan yang berkembang.

1 of 3

You may also read!

kecelakaan jalan kartini

Bruukk..! Pesepeda Motor Mendadak Jatuh di Jalan Kartini

NGANTUK : Kecelakaan Motor di depan Ruko Kartini Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoranmas. Minggu (18/10).

Read More...
katar PGS disinfektan

Dua Pekan Sekali, Katar PGS Semprot Disinfektan

GIAT : Karang Taruna (Katar) Pasir Gunung Selatan (PGS) menyemprot disinfektan di lingkungan RW 1,

Read More...

Lurah Jatijajar Bantah Karena Politik Ketua RW2 Terpilih Tidak Dikukuhkan

Lurah Jatijajar, Sugino.   RADARDEPOK.COM, JATIJAJAR - Terkait dugaan adanya keterkaitan penolakan pengukuhan RW 2 Jatijajar dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu