sosialisasi masker di geber
HUMANIS : Wakapolrestro Depok, AKBP Harry Setyo Budhi memberikan masker kepada pengguna jalan, di Jalan Margonda Raya, Kelurahan Beji Timur, Beji, Kamis (17/09). FOTO : ISTIMEWA
sosialisasi masker di geber
HUMANIS : Wakapolrestro Depok, AKBP Harry Setyo Budhi memberikan masker kepada pengguna jalan, di Jalan Margonda Raya, Kelurahan Beji Timur, Beji, Kamis (17/09). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, BEJI TIMUR Tim gabungan TNI-Polri bersama Pemkot Depok terus menggeber pemakaian masker di masyarakat, terutama buat para pengendara. Tentu, langkah ini sebagai bentuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Depok, yang kian hari makin ganas.

Kamis (17/09), jajaran Satllantas Polrestro Depok, Dishub Kota Depok, Satpol PP Kota Depok, dan Kodim 0508/Depok, melakukan apel bersama di perempatan Jalan Juanda – Jalan Margonda.

“Kami ingin melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 dan pembagian masker, serta penegakan hukum protokol kesehatan,” ungkap Wakapolrestro Depok, AKBP Harry Setyo.

Ia memastikan, pihaknya tidak akan bosan-bosan mengimbau kepada warga untuk terus menerapkan 3M : memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Khusus kepada warga yang bandel tidak memakai masker, tentu akan ada sanksi yang diberikan, baik administratif ataupun sosial.

“Masker itu perlu untuk menjaga diri kita dan orang lain juga,” tandasnya.

Sebelumnya, Rabu (16/09), tercatat 506 pelanggar terjaring pada Operasi Yustisi dan Non Yustisi yang dilaksanakan serentak di Kota Depok

Kapolrestro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, ada 13 titik operasi yang disebar di Kota Depok, yakni enam titik di tingkat kota dan tujuh titik di tingkat kecamatan.

“Kami melaksanakan secara serentak dan mendapatkan banyak pelanggar,” ujar Azis.

Azis menjelaskan, dari 506 pelanggar, sebanyak 253 orang diberikan hukuman teguran, 229 dikenakan sanksi sosial, dan 24 sisanya diganjar denda.