RSUD Kota Depok
REKRUTMEN: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok belum lama ini membuka lowongan pekerjaan formasi Pegawai Tidak Tetap (PTT). Kuota yang dibuka sebanyak 55 orang guna mengisi di 12 posisi jabatan. FOTO : ISTIMEWA
ilustrasi RSUD Kota Depok
DITUNJUK : RSUD Kota Depok, Jalan Muchtar Raya, Kecamatan Sawangan ditunjuk Satgas Covid-19 IDI Depok sebagai RS khusus yang menangani virus korona. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketersediaan tempat tidur untuk pasien virus Korona (Covid-19) di RSUD Kota Depok semakin sedikit. Apabila masyarakat tidak peduli akan protolkol kesehatan dan jumlah penderita bertambah, bukan tidak mungkin ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 RSUD Kota Depok penuh.

Dirut RSUD Kota Depok, Devi Mayori mengatakan, bertambahnya pasien Covid-19 Kota Depok dan dirawat di RSUD Kota Depok, mengakibatkan keterasediaan tempat tidur di RSUD Kota Depok hampir penuh. Untuk itu, masyarakat Kota Depok dapat menerapkan protokol kesehatan guna mengindari terinfeksi Covid-19.

“Saat ini 55 tempat tidur pasein Covid-19 telah terisi semua,” ujar Devi Mayori, Sabtu (12/09).

Devi Mayori menjelaskan, berdasarkan data tiga hari yang lalu, 55 tempat tidur termasuk di ruangan HCU dan ICU sudah digunakan untuk pasien Covid-19. Selama satu bulan terjadi peningkatan lonjakan penderita Covid-19 yang dirawat di RSUD Kota Depok. Salah satu penambahan jumlah pasien di RSUD Kota Depok berdasarkan dari klaster keluarga.

Tidak hanya itu, lanjut Devi Mayori, pada umumnya pasien Covid-19 yang melakukan perawatan di RSUD Kota Depok, mengalami berbagai bagian gejala, mulai gejala klinis, sedang, dan berat. Hal tersebut menyebabkan memakan cukup waktu lama dalam masa penyembuhan.

“Ketika banyak pasien yang membutuhkan pengawasan kami tahan sampai pengawasan selesai tidak bisa kami pulangkan,” tutup Devi Mayori. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya