Ketua MPKT Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman.
Ketua MPKT Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman.
Ketua MPKT Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman.
Ketua MPKT Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman.

 

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Ketidakcakapan Tim Formatur Hasil Temu Karya Karang Taruna (TKKT) IV Kota Depok, dalam menjalankan tugas yang diembannya, mendapat tanggapan dari Ketua Majlis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman.

Daud menilai, mestinya formatur menjalankan normatifnya mekanisme organisasi yang sudah di atur dalam tata tertib (Tartib) organisasi.

“Waktu dua minggu adalah waktu yang sangat cukup untuk membahas terkait kepengurusan dan lain-lain , sehingga ntidak malah melebar kemana saja, harusnya mereka bisa fokus akan tugasnya. Saya rasa ga begitu sulit mengumpulkan Tim Formatur yang kalau tidak salah berjumlah Sembilan orang,” kata Daud, Rabu (23/09).

Ketika ditanyakan terkait pimpinan sidang mencabut skorsing dan mengambil alih atas perjalanan keorganisasian Karang Taruna Kota Depok secara kolektif kolegial, Daud yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua RW14 Kelurahan Bojongsari, menanggapi positif.

“Langkah itu saya rasa sudah tepat, kan dalam kurun waktu telah ditentukan sudah pasti pimpinan sidang menunggu hasil tim Formatur,” bebernya.

Dia menambahkan, kalau ternyata waktu yang sudah ditentukan tidak ada kabar dari formatur, berarti formatur dianggap abai terhadap tanggungjawabnya.

“Sudah sepantasnya pimpinan sidang kembali mengambil langkah-langkah dan saya yakin langkah yang di ambil tersebut nantinya akan di bawa ke pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat agar mendapat solusi terbaik,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya