Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir.
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir
Ketua Timses Idris-Imam, Mohammad Hafid Nasir

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pertarungan pada Pilkada 2020 Kota Depok berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Ditengah pandemi virus Korona (Covid-19), terdapat mekanisme baru dari Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kota Depok. Tim Sukses (Timses) Idris-Imam akan mengikuti arahan dari KPUD Kota Depok, Jumat (18/09).

Ketua Timses Idris-Imam, Mohammad Hafid Nasir mengatakan, telah menerima arahan dari KPUD Kota Depok. Salah satunya pembatasan jumlah orang saat melakukan kampanye ditengah pandemi Covid-19. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan mekanisme terkait pembatasan jumlah orang saat melakukan kampanye.

“Peserta untuk pertemuan terbatas maksimal 50 orang,” ujar Mohammad Hafid Nasir.

Mohammad Hafid Nasir mengungkapkan, Paslon akan diberikan kesempatan untuk melaksanakan kampanye akbar dengan peserta 100 orang. Tidak hanya itu, kegiatan kampanye akbar hanya dapat diliput secara virtual. Tim pasangan Idris-Imam akan mengoptimalkan sosialisasi visi dan misi, serta janji kampanye lewat media social(medsos), termasuk media mainstream.

Mohamad Hafid Nasir mengakui tidak ingin melakukan kampanye khawatir akan memunculkan klaster baru terkait penyebaran Covid-19. Mohammad Hafid Nasir akan secara teliti dalam menyampaikan visi dan misi program, serta janji kampanye, sehingga akan dilakukan pertemuan daring. Tidak hanya itu, pihaknya akan melakukan kegiatan secara offline.

“Artinya jaga jarak ini menjadi sebuah hal yang dipatuhi. Penggunaan masker, penyemprotan hand sanitizer dan memastikan warga hadir pada keadaan sehat,” terang Mohammad Hafid Nasir.

Mohammad Hafid Nasir menuturkan, telah membangun sinergitas kepada relawan dari Paslon Idris-Imam, serta rekan di partai pengusung di PKS, Demokrat, dan PPP. Selain itu, pihaknya ingin klasterisasi kegiatan di per-kecamatan. Untuk itu, Timses Idris-Imam akan menampung dalam konteks teritorial tingkat kecamatan, apabila dilakukan secara tingkat kota akan membutuhkan tempat dan jumlah peserta yang ditetapkan KPUD. Dengan melakukan langkah tersebut, Timses Idris-Imam dapat merangkul masyarakat pada tingkat kecamatan dan kelurahan, bersama teman relawan dan partai pengusung.