UI dan BPK Teken Mou

In Pendidikan
UI dan BPK teken MoU
INFORMASIKAN : Ketua BPK Dr. Agung Firman Sampurna dalam Kuliah Umum,  di Auditorium BPK Tower, Jakarta. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Universitas Indonesia (UI) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (NKB), antara UI dan BPK. Penandatanganan tersebut yang dilakukan Rektor UI Prof. Ari Kuncoro dan Ketua BPK Agung Firman Sampurna, di Auditorium BPK Tower, Jakarta, Senin (31/8).

Perjanjian tersebut memperkuat sinergi dan koordinasi di dalam mendukung pemeriksaan, penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas kelembagaan. Sinergitas antara UI dan BPK diharapkan mampu membawa hasil yang positif untuk membantu NKRI dalam menyelamatkan Bangsa Indonesia melewati cobaan pandemi COVID-19.

Turunan dari kerja sama yang telah diatur di dalam Nota Kesepahaman Bersama (NKB) ini akan dilanjutkan, dengan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh bidang-bidang di bawah Rektor maupun Fakultas yang ada di lingkungan UI. Salah satunya adalah kerja sama di bidang akademik dan kemahasiswaan yang dipimpin oleh Wakil Rektor UI Prof. Dr. rer. nat Rosari Saleh, yang akan bersinergi menyelenggarakan pendidikan pada tingkat Pascasarjana (magister dan doktor) bagi para pelaksana BPK. Ini dilakukan guna mengoptimalkan SDM BPK RI yang berkualitas.

Berkenaan dengan bentuk kerja sama yang akan diselenggarakan. Ketua BPK Agung Firman Sampurna memaparkan, UI memiliki wahana yang lebih luas dalam melaksanakan fungsi pendidikan, pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejumlah program sudah dipersiapkan untuk ditindaklanjuti dalam bentuk perjanjian kerja sama. Diantaranya, pengembangan Laboratorium Perhitungan Kerugian Negara yang bekerja sama dengan Fakultas Hukum UI. Lalu, economic government foresight yang dapat dikerjasamakan dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Serta pelibatan kerja sama dengan Fakultas Teknik UI untuk pembahasan pemutakhiran pedoman teknis pemeriksaan infrastruktur.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan, dengan adanya kolaborasi dan sinergi, dapat digapai hal-hal yang besar bersama, yang sulit untuk diraih jika dilakukan sendiri. Dalam konteks BPK, hal-hal besar secara umum didefinisikan dengan kenaikan tingkat atau level kedewasaan BPK sebagai lembaga pemeriksa.

1 of 2

You may also read!

kecelakaan jalan kartini

Bruukk..! Pesepeda Motor Mendadak Jatuh di Jalan Kartini

NGANTUK : Kecelakaan Motor di depan Ruko Kartini Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoranmas. Minggu (18/10).

Read More...
katar PGS disinfektan

Dua Pekan Sekali, Katar PGS Semprot Disinfektan

GIAT : Karang Taruna (Katar) Pasir Gunung Selatan (PGS) menyemprot disinfektan di lingkungan RW 1,

Read More...

Lurah Jatijajar Bantah Karena Politik Ketua RW2 Terpilih Tidak Dikukuhkan

Lurah Jatijajar, Sugino.   RADARDEPOK.COM, JATIJAJAR - Terkait dugaan adanya keterkaitan penolakan pengukuhan RW 2 Jatijajar dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu