puntung penyebab kebakaran
KEBAKARAN: Kebakaran yang terjadi kemarin (10/09) di Ruko Radikari komplek Apartemen Saladin Square disebabkan oleh puntung rokok. FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK
puntung penyebab kebakaran
KEBAKARAN : Kebakaran yang terjadi kemarin (10/09) di Ruko Radikari komplek Apartemen Saladin Square disebabkan oleh puntung rokok. FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kebakaran yang terjadi di Ruko Radikari komplek Apartemen Saladin Square pada Kamis (10/9) diduga diakibatkan puntung rokok yang dibuang sembarangan. Kemudian menyambar bahan mudah terbakar seperti kursi bekas, karpet dan busa.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran, Tesy Haryati menuturkan, puntung rokok yang bisa menyebabkan kebakaran rata-rata masih menyala.

“Kemarin juga begitu, ada orang merokok di atas atap ruko tersebut. Puntungnya ditinggalkan tidak dimatikan, dan nyala dari puntung itu menyambar hingga menyebabkan api besar. Untungnya tidak ada kerugian materi, karena api bisa segera dipadamkan,” ujar Tesy kepada Radar Depok, Jumat (11/09).

Tesy menambahkan, ketika pihaknya dan Inafis Polres Metro Depok mengecek tempat kejadian perkara, mereka juga memberi masukan pada manajemen internal terkait hal ini.

“Saya beri masukan kalau merokok jangan dibuang sembarangan puntungnya, sekalian saja ditelan biar tidak menimbulkan kebakaran,” katanya gemas.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita juga mengatakan, seharusnya para perokok tersebut mematuhi peraturan daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Itukan ada tujuh kawasan, seperti tempat ibadah, angkutan umum, sarana kesehatan, lingkungan tempat proses belajar mengajar, tempat bermain atau tempat berkumpul anak, tempat kerja, dan tempat umum. Kalau bagian atas atap ruko tidak bisa dikategorikan ke dalam tujuh kawasan tersebut, ya saya gak tahu lagi,” katanya.