kantor puskesmas tapos korona
SEPI : Suasana gedung UPTD Pusekesmas TAPOS, di Jalan Raya Tapos No. 35. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
kantor puskesmas tapos korona
SEPI : Suasana gedung UPTD Pusekesmas TAPOS, di Jalan Raya Tapos No. 35. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok memang spesial dalam menangkis penyebaran Virus Korona (Covid-19). Kabarnya, 290 ribu warga Depok bakal divaksin virus mematikan tersebut, ditahap pertama November mendatang. Menyambut kesiapan suntik massal, Puskesmas Tapos jadi titik pelaksanaan simulasi suntik vaksin Covid-19.

Pejabat sementara (Pjs) Walikota Depok, Dedi Supandi menyebut, ada beberapa yang harus disiapkan terkait dengan vaksin. Seperti, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), tempat, dan sasaran. Hal itulah yang akhirnya dirasa perlu dilakukan simulasi nanti Kamis (22/10).

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) menjelaskan, saat simulasi akan ada beberapa orang yang diundang datang ke puskesmas. Duduk di ruang tunggu dengan setingan protokol kesehatan.

“Nanti duduk ke meja satu, masuk keruang vaksin, keluar lagi setelah di vaksin, masuk lagi keruangan registrasi lainnya. Setelah itu petugas kita akan memantau perkembangan terhadap orang yang telah di vaksin,” bebernya kepada Radar Depok, Selasa (20/10).

Dijadwalkan, sambung Dedi, simulasi pemberian vaksin bakal berlangsung di Puskesmas Tapos, Depok dan akan dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sementara untuk petugas vaksinator sudah dilatih yang teridiri petugas di puskesmas, rumah sakit sama klinik.

“Itulah SDM yang nanti dilakukan sebagai vaksinator,” katanya.

Sasaran penerima vaksin, kata dia, akan didahulukan bagi mereka yang melakukan pelayanan publik yang rentan terkena Covid-19. Misalnya, petugas kesehatan, tenaga medis, TNI-Polri dan satuan gugus tugas.

“Selanjutnya mereka yang terkena kontak tracing dari aktifitas ekonomi dan sebagainya,” jelas dia.