Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Metropolis 30 Persen Warga Depok Liburan

30 Persen Warga Depok Liburan

0
30 Persen Warga Depok Liburan
PENUMPANG MENINGKAT : Suasana di Terminal Jatijajar yang mengalami peningkatan karena adanya libir panjang. Tercatat peningkatan terjadi satu minggu ini, sekitar 30 persen. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
banyak warga depok liburan
PENUMPANG MENINGKAT : Suasana di Terminal Jatijajar yang mengalami peningkatan karena adanya libir panjang. Tercatat peningkatan terjadi satu minggu ini, sekitar 30 persen. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Liburan panjang ternyata benar-benar dimanfaatkan warga Depok di saat Pandemi Korona. Sejak 22-28 Oktober, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencacatat adanya lonjakan penumpang sebesar 30 persen yang keluar kota, di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos Kota Depok.

Kepala Humas BPTJ, Budi Rahardjo menerangkan, lonjakan yang terjadi di Terminal Jatijajar alami peningkatan 116 penumpang setiap harinya. Namun peningkatan tidak terlalu signifikan, armada bus masih tercukupi.

“Ada peningkatan sekitar 30 persen. Tapi angka segitu tidak terlalu signifikan,” jelasnya kepada Radar Depok, Kamis (29/10).

Menurut data yang tercatat BPTJ, pada tanggal 15 sampai 21 Oktober ada sekitar 298 penumpang setiap harinya. Peningkatan mulai terlihat dari 22 sampai 28 Oktober, sebanyak 414 penumpang setiap harinya melakukan perjalanan ke berbagai daerah, baik di dalam pulau Jawa dan di luar pulau Jawa.

“Yang mendominasi tetap di dalam pulau Jawa. Kalau di luar pulau Jawa kurang mendominasi,” papar Budi.

Demi mengurai penumpang, agar tidak terjadi kerumunan serta memberantas calo tiket bus. BPTJ sudah menerapkan pemesanan tiket secara resmi pada aplikasi. Setelah pembelian secara e-ticketing, penumpang tinggal menyerahkan bukti dan barcode di setiap PO bus yang sudah berintegrasi dengan BPTJ.

Salah satu penjaga PO Bus Garuda Mas, Nur Isniani tidak memungkiri adanya kenaiakan pemesanan dari para penumpang. Sebelumnya, di saat hari biasa Garuda Mas hanya melayani sekitat 20 sampai 30 penumpang perharinya. Namun, beberapa hari belakangan ini, penjualan tiket bisa mencapai 50 penumpang.