ridwan kamil bersama PJS
MASUKAN : Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi saat akan memantau wilayah Kota Depok, Jumat (02/10). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
ridwan kamil bersama PJS
MASUKAN : Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi saat akan memantau wilayah Kota Depok, Jumat (02/10). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM – Berdasarkan rilis Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil yang juga Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar, ada 10 desa/kelurahan yang termasuk zona tertinggi risiko penularan virus Korona (Covid-19). Sementara itu, di Jawa Barat total ada 5.300 desa/kelurahan.

Mengejutkannya, dari 10 kelurahan tersebut, delapan diantaranya ada di Kota Depok

“Yang masuk risiko tertinggi dari 10 desa, delapan ada di Kota Depok. Itulah kenapa saya kemungkinan ngantor lagi di Depok untuk membantu pengendalian kasus Covid-19 di Bodebek, mengawasi juga Bogor dan Bekasi,” kata Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Gedung Sate, Senin (5/9).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sendiri resmi meniadakan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dalam rangka penanganan virus corona. Sebagai gantinya, Pemprov Jabar mengukuhkan Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah.

Merujuk Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 oleh pemerintah pusat, Komite Kebijakan di Jabar membawahi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jabar dengan Ketua Harian Daud Achmad dan Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Provinsi Jabar dengan Ketua Harian Ipong Witono.

Agar mewujudkan Jabar sebagai provinsi terbaik dan tercepat dalam pengendalian Covid-19, Emil menjelaskan bahwa pihaknya merumuskan 36 indikator atau kategori yang saling berkaitan dalam penanganan pandemi global itu di Jabar.

“Jadi kami minggu ini memulai cara baru melawan Covid-19. Ada 36 indikator, nah itu kita sosialisasi di Bodebek dari mulai 3M 3T (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker). Mudah-mudahan ini membantu pengurangan (kasus Covid-19),” ucapnya.

Selain itu, Emil mengaku akan mengunjungi sejumlah tempat di Depok untuk menyosialisasikan penanganan pandemi.