Jumat, Februari 26, 2021
Beranda Satelit Depok Akhirnya, Pemkot Depok Sentuh BSR

Akhirnya, Pemkot Depok Sentuh BSR

0
Akhirnya, Pemkot Depok Sentuh BSR
DIPERBAIKI : Petugas DPUPR Kota Depok sedang memperbaiki saluran air di Perumahan BSR. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
pemkota depok sentuh BSR
DIPERBAIKI : Petugas DPUPR Kota Depok sedang memperbaiki saluran air di Perumahan BSR. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEDAHAN – Pemerintah Kota Depok, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, akhirnya memperbaiki infrastruktur di Perumahaan Bukit Rivaria Sawangan (BSR), Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, setelah mendapat keluhan dari warga setempat.

“Perbaikan infrastruktur disana memang tidak bisa dilakukan cepat, karena kami memang sempat kesulitan untuk mengajukan usulan warga. Selama lebih 25 tahun pengelola atau developer perumahan belum menyerahkan aset fasos dan fasum ke Pemkot Depok,” ucap Kepala DPUPR Kota Depok, Dadan Rustandi, Jumat (30/10).

Dia mengatakan, perbaikan infrastruktur baru bisa dilakukan setelah pihak developer BRS melakukan musyawarah serta kesepakatan dengan Forum Komunikasi Warga Riveria (FKWR) yang diketuai Gledek Ari Sulaksana, serta Pemkot Depok dan pihak developer melakukan mediasi akhirnya developer menyerahkan seluruh kewajiban terhadap fasos dan fasum ke Pemkot Depok beberapa waktu lalu.

“Tentunya Pemkot Depok siap memperbaiki usulan yang diajukan penghuni perumahan tersebut,”bebernya.

Untuk usulan pertama yang dilakukan DPUPR Depok, imbuh dia, menata atau mengeruk ulang sejumlah saluran ait yang tersumbat tanah, lumpur dan lainnya termasuk mengangkut sampah warga.

“Tidak itu saja secara bertahap lampu penerangan jalan perumahan akan diperbaiki termasuk pengaspalan badan jalan yang rusak dan berlubang,” terangnya.

Sementara itu, Ketua FKWR Gledek Ari Sulaksana mengatakan, warga perumahan sebetulnya sudah gusar karena hampir 25 tahun tinggal di lokasi tersebut Pemkot Depok tidak memberikan bantuan perbaikan sejumlah keluhan yang dirasakan warga.

“Ternyata selama ini developer BRS belum menyerahkan kewajiban ke Pemkot Depok akibatnya kami warga dari 17 RT dan 4 RW bersama tokoh warga perumahan membentuk FKWR untuk meminta developer menyerahkan kewajibannya agar keluhan warga mendapatkan perhatian Pemkot Depok,”pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya