Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Metropolis Awan si Peternak Rumah Cupang Official : Dulu Gak Paham, Rela Antar Cupang Puluhan Kilometer (2)

Awan si Peternak Rumah Cupang Official : Dulu Gak Paham, Rela Antar Cupang Puluhan Kilometer (2)

0
Awan si Peternak Rumah Cupang Official : Dulu Gak Paham, Rela Antar Cupang Puluhan Kilometer (2)
PETERNAK CUPANG: Achmad Zakwan saat ditemui di kediamannya di Jalan Haji Saidan Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Beji, Kota Depok. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
rumah cupang 2
PETERNAK CUPANG : Achmad Zakwan saat ditemui di kediamannya di Jalan Haji Saidan Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Beji, Kota Depok. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

Hari demi hari nama Rumah Cupang semakin dikenal banyak orang. Semakin banyak orang yang gemar dengan ikan cupang, semakin mengalir juga lah rezeki bagi pengusaha ikan cupang, terutama Rumah Cupang.

Laporan: Putri Disa Kiftiani

RADARDEPOK.COM – Setelah bercerita panjang mengenai hobi yang berujung menjadi bisnis. Akhirnya Achmad Zakwan atau yang biasa dipanggil Bang Awan kembali membeberkan beberapa kisahnya. Masih ditemani hujan yang sudah mulai reda, dia mengaku pada sekitar 2017 sampai 2018, mulai banyak orang yang tertarik dengan koleksi ikan cupangnya.

Dengan modal foto ikan yang seadanya, dan ketidaktahuan mengenai proses mengirim. Dia menjual ikan-ikan kesayangannya hanya kisaran puluhan ribu rupiah.

Namun, dia merasa kalau usaha dijalankan dengan ketekunan maka akan membuahkan hasil. Dia kembali mengulas, sewaktu itu di tengah keterbatasannya akan pengetahuan proses mengirim. Akhirnya, dia rela menempuh jarak belasan bahkan puluhan kilometer demi menemui pembelinya.

“Waktu itu saya pernah ke Cibinong, rela jauh-jauh mengantar. Padahal, harga yang saya dapat hanya puluhan ribu rupiah,” tuturnya santai.

Karena tidak ingin diam di tempat. Awang mulai belajar dengan teman-temannya tentang cara mengirim ikan cupang melalui ekspedisi darat. Pelan-pelan dia belajar, sampai akhirnya menjelang 2018 dia sudah dapat mengirim ikan-ikan cupang jualannya ke para tangan pembeli.

Di saat semua sudah mulai berjalan lancar, ikan ternak yang semakin banyak, dan minat pembeli yang semakin tinggi. Ada saja masalah yang hadir. Kala itu, akun Instagram yang Rumah Cupang miliki hilang begitu saja.

“Sempat ke banned, akhirnya panik banget. Karena kan lumayan udah ribuan followersnya,” ungkap Awan.