Jumat, Februari 26, 2021
Beranda Metropolis Awan Si Peternak Rumah Cupang Official : Sering Diomelin Ibu, Akhirnya 2017 Merintis Usaha (1)

Awan Si Peternak Rumah Cupang Official : Sering Diomelin Ibu, Akhirnya 2017 Merintis Usaha (1)

0
Awan Si Peternak Rumah Cupang Official : Sering Diomelin Ibu, Akhirnya 2017 Merintis Usaha (1)
MERINTIS: Achmad Zakwan pemilik Rumah Cupang Official sedang memperlihatkan ikan cupang jenis Blue Rim hasil ternaknya. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
ikan cupang official
MERINTIS : Achmad Zakwan pemilik Rumah Cupang Official sedang memperlihatkan ikan cupang jenis Blue Rim hasil ternaknya. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

Ikan cupang saat lagi booming. Ikan air tawar ini jadi pembicaraan dimana-mana. Warna yang unik di badan, ekor dan dorsalnya membuat penghobi tergila-gila. Begitulah peternak awalnya jatuh cinta dengan cupang. Seperti hanyalnya dengan Achmad Zakwan peternak asal Kelurahan Tanah Baru, Beji Kota Depok.  

Laporan: Putri Disa Kiftiani

RADARDEPOK.COM – Minggu (25/10) sore di tengah rintik hujan yang mengguyur wilayah Depok, rumah di Jalan Haji Saidan No12 RT02/09 Kelurahan Tanah Baru, ramai pengunjung yang dengan seksama memperhatikan liukan ikan cupang. Bangunan yang disebut-sebut Rumah Cupang ini kesehariannya memang jadi incaran penghobi berburu cupang.

Beres melayani pengujung dengan sajian ikan yang dipunyanya.  Achmad Zakwan atau yang biasa dipanggil Bang Awan mulai berkata-kata kenapa terjun jadi peternak cupang. Di teras depan rumahnya berkelir putih, pria berusia 29 tahun itu mulai bercerita mengenai perjalanan hidupnya.

Di mulai sejak lima tahun lalu, saat dia berusia 24 tahun mulai merintis usaha. Beragam jenis usaha dilakoninya. Namun, satu seketika dia memiliki ketertarikan dengan ikan cupang. Sejak detik itu, dia memutuskan membeli dan memelihara ikan cupang di rumah.

Setiap harinya, dia merawat ikan cupang bagai anaknya sendiri, dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Awalnya saat dia memilihara ikan cupang, tidak semua orang mendukungnya. Salah satunya, ibu kandungnya sendiri

“Dulu kan kerjaannya masih gitu-gitu saja, sering main ikan cupang di rumah. Jadinya sering diomelin sama ibu sendiri karena main ikan terus,” tuturnya sambil tertawa ringan.

Hari-hari terus berlalu, sampai akhirnya bertemu pada 2017. Terlintas ide kala itu untuk berbisnis ikan cupang. Dia mengaku, harga ikan cupang kala itu sudah dapat dibilang fantastis. Akhirnya dia memutuskan lebih menekuni dan menseriusi hobinya tersebut. Mulai dari membuat akun instagram yang hanya berjumlah 0 follower, dia melangkah maju memperkenalkan ikan cupang yang dia punya. Sedikit demi sedikit followernya bertambah.