biaya umrah kota depok
KEBERANGKATAN JAMAAH HAJI : Sejumlah calon jamaah Haji bersiap saat akan berangkat ke asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur dari Balaikota Depok, sebelum pandemi Korona melanda. FOTO : DOK. RADAR DEPOK
biaya umrah kota depok
KEBERANGKATAN JAMAAH HAJI : Sejumlah calon jamaah Haji bersiap saat akan berangkat ke asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur dari Balaikota Depok, sebelum pandemi Korona melanda. FOTO : DOK. RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jamaah umrah Kota Depok yang sudah mendaftar di tahun ini, sepertinya harus menambah biaya tambahan. Pemicunya, harga tiket pesawat dan hotel yang naik di Saudi, akibat Pandemi Covid-19. Diperkirakan kenaikan bisa 50 persen, atau sekitar Rp30 juta-an dari sebelumnya biaya umrah Rp20 juta.

“Itu analisa kami dari Asosiasi. Tentu, kenaikan karena akibat dari dampak Pandemi Covid-19 saat ini,” kata Direktur Shafana Travel, Zain bin Ahmad kepada Radar Depok, Rabu (21/10).

Menurutnya, biaya umrah mengalami kenaikan hingga 30 persen, ini dari analisa para Asosiasi Umrah Haji. Sebelumnya, dari harga paling murah bisa mencapai Rp20 jutaan. Kini bisa mencapai Rp30 juta paket paling murah.

Dia menerangkan, penyebab terjadinya kenaikan karena ada variabel cost tambahan. Seperti swab, vaksin, biaya tiket, dan harga akomodasi di Arab Saudi.

Terkait kuota jumlah jamaah, sebenarnya tidak ada kuota dalam umrah. Namun selama ini secara general Indonesia baru mampu mengirimkan rata-rata sekitar 1 juta jamaah pertahun.

“Tidak ada pembatasan pasti. Tapi kita hanya mampu memberangkatkan satu juta jamaah,” ungkap travel umrah di Jalan M Yusuf, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya Kota Depok.

Saat ini, sambung Zain, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan kebijakan larangan menerima pendaftaran umrah selama pandemi. Sehingga, pendaftaran di berbagai travel belum di buka.

“Travel umrah saat pandemik, stak. Tidak bisa bergerak,” jelasnya.