Beranda Metropolis Delapan Kali Beraksi di Depok-Bogor, Pencuri Sepeda Ditangkap 

Delapan Kali Beraksi di Depok-Bogor, Pencuri Sepeda Ditangkap 

0
Delapan Kali Beraksi di Depok-Bogor, Pencuri Sepeda Ditangkap 
PERIKSA : Kasat Reskrim Polrestro Depok, Kompol Wadi Sabani saat merilis empat pencuri sepeda di Polrestro Depok, Rabu (01/10). FOTO : ISTIMEWA
maling sepeda di depok
PERIKSA : Kasat Reskrim Polrestro Depok, Kompol Wadi Sabani saat merilis empat pencuri sepeda di Polrestro Depok, Rabu (01/10). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Akhirnya pencurian sepeda yang meresahkan masyarakat, berhasil diungkap kepolisian. Rabu (30/09), Polres Metro Depok merilis penangkan pencurian sepeda yang terjadi diwilayah Kota Depok dan Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda, dan menangkap GU, YO, MA, dan DM, pada Selasa (22/09). Semua adalah hasil pengembangan dari laporan masyarakat.

“Modus ke empat pelaku mengambil pada malam menjelang subuh dengan meloncat pagar mengambil sepeda,” ujar Wadi Sabani kepada Radar Depok.

Wadi Sabani menjelaskn, empat pelaku menjual sepeda curiannya secara online. Hal itu terungkap saat Polres Metro Depok menelusuri, dua orang pelaku kedapatan akan menjual melalui aplikasi Facebook. Nantinya transaksi dilakukan secara Cash On Delivery (COD). Untuk sepeda type road bike Toronto dijual 2,9 juta dan sepeda lipat united di jual 1,4 juta.

Saat menjelankan aksinya, lanjut Wadi Sabani, ke empat pelaku saling berbagi tugas. Dua orang pelaku yakni GU dan YO sebagai eksekutor untuk mencuri sepeda dengan memanjat pagar, serta dua orang pelaku lainnya yakni MA dan DM bertugas mengawasi situasi di luar pagar.

Wadi Sabani menuturkan, hasil pemeriksaan pelaku telah mencuri di delapan lokasi. Dua lokasi dilakukan di wilayah Kota Depok dan enam kali dilakukan di wilayah Bogor. Tidak hanya itu, pelaku terkadang mendapatkan pesanan sepeda melalui secara online dan ke empat pelaku mencuri sepeda secara acak.

“Terhadap ke empat pelaku ini kita kenakan pasal 363 KUHP,” tutup Wadi Sabani. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya