DKP3 Depok Gencar Jalankan Program di Masa Pandemi

In Metropolis
DKP3 jalankan program
KUNJUNGAN : Kepala  DKP3 Depok, Diah Sadiah bersama Kepala Bidang Perikanan melakukan penyuluhan ke Pokdakan Ikan Hias Mina Usaha Mandiri, di Kelurahan/Kecamatan Bojongsari. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masa pandemi bukan halangan bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok. Dinas yang fokus membina kelompok tani, peternak dan pembudidaya ikan justru gencar    melakukan penyuluhan. Tujuannya, demi menjaga ketahanan pangan di masa Pandemi Covid-19.

Kepala DKP3 Kota Depok, Diah Sadiah mengatakan, sektor yang paling terdampak di awal Pandemi Covid- 19 adalah perikanan budidaya ikan hias dan pertanian (tanaman hias). Namun, seiring berjalannya waktu. Tanaman hias dan ikan hias terjadi peningkatan permintaan dan minat masyarakat akan dua hal tersebut meningkat drastis.

“Alhamdulillah, untuk permintaan lokal pun sudah banyak terkait ikan hias. Begitupun dengan tanaman hias. Jadi, penjualan juga meningkat,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (12/10).

Dia menjelaskan, banyak orang yang memiliki waktu luang di rumah selama masa Pandemi Covid-19, adalah salah satu faktor meningkatkan cintanya kepada sektor pertanian dan perikanan. Maka dari itu, pihaknya gencar melakukan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat Kota Depok.

“Kami melakukan penyuluhan secara langsung berdasarkan hasil survey kelayakan para penyuluh di lapangan. Kami menugaskan satu penyuluh pertanian satu kecamatan yang ada di Kota Depok,” ujarnya.

Penyuluhan tersebut dilakukan secara langsung pada awal praktek. Karena apabila dilakukan secara virtual menggunakan video conference hasilnya akan kurang  maksimal. “Hal tersebut kan sebaiknya  secara langsung dan dipraktekkan. Monitor dan pendampingan selanjutnya bisa secara virtual. Minimal via whatsapp,” tambahnya.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, penyuluhan di tiap kecamatan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Hanya saja, jumlah orang yang mengikuti penyuluhan tidak sebanyak biasanya. Jadi, yang mengikuti penyuluhan utusan dari warga. Nantinya, diharapkan  mereka lah yang menyampaikan ilmunya kepada warga-warga lainnya.

1 of 2

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu