tetap program DPAPMK
MEMANTAU: Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Anisa Handari ketika memantau siswa yang sedang menjalankan belajar online. FOTO : ISTIMEWA
tetap program DPAPMK
MEMANTAU : Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Anisa Handari ketika memantau siswa yang sedang menjalankan belajar online. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Di masa Pandemi Covid-19 semua harus bisa beradaptasi dengan kegiatan yang serba online. Hal itu dilakukan untuk menghindari pertemuan langsung, guna menekan angka pertumbuhan kasus positif Covid-19.

Itu pula yang dijalankan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, meski metode kegiatan berbeda dengan sebelum masa pandemi.

“Metodenya yang kita ganti. Biasanya kita datang ke sekolah-sekolah secara langsung melakukan seminar, sekarang seminarnya lewat online atau webinar,” ungkap Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Anisa Handari.

Beberapa program yang terus dilaksanakan salah satunya adalah webinar, dan melakukan roadshow dengan srikandi Kota Depok ke SMP dan SMA Negeri Kota Depok. Dirinya mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengedukasi remaja agar terhindar dari pergaulan bebas. Selanjutnya terdapat juga program menyerahkan paket Bina Keluarga Balita (BKB) KIT.

“BKB KIT adalah bantuan kepada keluarga yang memiliki balita dalam menerapkan 1.000 hari pertama. Hal ini sesuai arahan Kementrian Kesehatan RI,” tuturnya.

Bantuan tersebut berisi seperangkat alat permainan edukasi (APE). Dan diberikan secara langsung ke kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Depok.

Walaupun bantuan tersebut diberikan secara langsung, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dan jumlah yang datangpun terbatas. Rencananya akan dilakukan penyerahan BKB Kid ke 65 Kelurahan, namun tidak secara langsung tetapi bertahap.