waspadai ASN tidak netral
SAMBANG : Lima Ormas besar di Kota Depok, antara lain Forkabi, FBR, PP, FPMM, dan BPPKB Banten Kota Depok, mendatangi kantor Bawaslu Kota Depok, di Jalan Nusantara Raya, Kelurahan/Kecamatan Beji, Rabu (21/10). FOTO : ISTIMEWA
waspadai ASN tidak netral
SAMBANG : Lima Ormas besar di Kota Depok, antara lain Forkabi, FBR, PP, FPMM, dan BPPKB Banten Kota Depok, mendatangi kantor Bawaslu Kota Depok, di Jalan Nusantara Raya, Kelurahan/Kecamatan Beji, Rabu (21/10). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, BEJI – Lima organisasi masyarakat (Ormas) besar di Kota Depok, antara lain yakni Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Forum Betawi Rempug (FBR), Pemuda Pancasila (PP), Forum Pemuda Muslim Maluku (FPMM), dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Kota Depok, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok, di Jalan Nusantara Raya, Kelurahan/Kecamatan Beji, Rabu (21/10). Mereka meminta Bawaslu bisa mengambil sikap ihwal dugaan adanya ASN yang tidak netral.

Ketua DPD Forkabi Kota Depok, Ajazih Azis mengatakan, Bawaslu mestinya bisa mengambil sikap atas persoalan ini. Pasalnya sejumlah bukti, seperti foto bahkan telah viral.

“Kami datang, karena mereka baru akan menyelidiki kalau ada laporan. Kami sudah datang melapor. Jadi tidak ada alasan buat Bawaslu,” ungkap Azis.

Seperti diketahui, sebelumnya sempat terjadi polemik antara RW2 beserta jajaran RT dengan Lurah Jatijajar. Sempat muncul dugaan, konflik dipicu ada muatan politis, meski akhirnya Lirah membantah. Masalah sudah selesai, usai Komisi A DPRD Kota Depok memediasi kedua belah pihak.

“Meski sudah ada penyelesaian diantara mereka, tapi tetap Bawaslu harus menyelidiki. Jangan diam saja. Ini bisa jadi ada kemungkinan pelanggaran,” ungkap pria bertubuh tegap ini.

Selain itu, sempat pula beredar foto ASN tengah berfoto dengan memperagakan simbol tangan, yang identik dengan salah satu pasangan calon.

“Ini semua sudah gamblang.  Jadi kalau Bawaslu diam saja, mereka ASN tidak ada takutnya lagi. Bisa preseden buruk,” ujar Azis.