serukan pembenahan depok
SOLID : Calon Walikota Depok, Nomor Urut 1, Pradi Supriatna didampingi Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo bersama Forkabi Kecamatan Pancoranmas saat agenda santunan Forkabi Kecamatan Pancoranmas. FOTO : ISTIMEWA
serukan pembenahan depok
SOLID : Calon Walikota Depok, Nomor Urut 1, Pradi Supriatna didampingi Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo bersama Forkabi Kecamatan Pancoranmas saat agenda santunan Forkabi Kecamatan Pancoranmas. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo yang juga Anggota Fraksi Gerindra DPRD Depok terus menggerakkan kader, relawan, dan simpatisan guna memenangkan  Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia.

Bahkan, seruan coblos nomor urut 1 dan Benahi Depok, menjadi tagline pemilik Pemilik 1.200 suara di daerah pemilihan (Dapil) Kota Depok 1 (Pancoranmas) dalam tiap menyosialisasikan kandidat yang diusung Koalisi Depok Bangkit.

“Sosialisasi terus jalan, semua kader bergerak mengamankan semua wilayah di Pancoranmas,” kata Edi kepada Radar Depok, Selasa (13/10).

Selain melakukan sosialisasi langsung dengan memaparkan visi misi serta janji kampanye Pradi-Afifah, lanjut Edi, pihaknya bersama Edi Masturo Center (EMC) dan tim relawan lainnya juga memasang alat peraga sosialisasi (APS) serta menyebar bahan kampanye (BK) seperti liflet maupun brosur.

“Kami sosialisasi door to door, juga memasang APS di sejumlah ruas jalan yang mudah dilihat. Tapi, kami menekankan untuk tidak memasang di pohon.  Baliho, poster sudah aman. Sekarang kita menyerukan ke warga untuk datang ke TPS tanggal 9 Desember, coblos nomor 1,” tegasnya.

Dukungan juga mengalir dari organisasi masyarakat (Ormas) Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Kecamatan Pancoranmas. Bahkan belum lama ini, Forkabi Pancoranmas yang digawangi Edi Dadang Candra ini, juga melakukan konsolidasi guna memenangkan Pradi-Afifah.

“Alhamdulilah, Forkabi Pancoranmas solid, meski ada dinamika. Tapi itu hal yang wajar dalam berdemokrasi,” ungkap Edi yang juga Bendahara Forkabi Kota Depok.