Farabi : Pradi-Afifah Milenial Beneran

In Politika
pradi afifah ke golkar
KOMPAK : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna – Afifah Alia, menyambangi DPP Partai Golkar, Rabu (5/8). Di DPP Partai Golkar, Pradi-Afifah yang didampingi Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi A. Rafiq menemui Ketua DPP Pemilu Jawa 1 (DKI Jakarta-Banten-Jawa Barat) MQ Iswara, dan Dewi Asmara. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Rekomendasi untuk Calon Walikota, Pradi Supriatna dan Calon Wakil Walikota, Afifah Alia di Pilkada Depok 2020. Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi A. Rafiq pun menilai Pasangan Calon  (Paslon) Nomor Urut 1 tersebut usia ratanya paling muda dan benar-benar dekat dengan milenial.

Farabi mengungkapkan, Pradi-Afifah merupakan pasangan yang paling muda di kontestasi Pilkada Depok 2020, tidak hanya sekedar mengaku-ngaku milenial. Pradi ini, kata Farabi merupakan sosok yang kerap turun di kalangan milenial.

“Komunitas motor, ya dia main motor, bulutangkis, ya dia main bulutangkis juga. Karena memang badannya masih segar.  Jadi, kami lihat, Pradi dari sisi milenialnya dapat, sedangkan ibu Afifah juga termasuk yang muda, dari tahun lahirnya pun kelihatan. Nanti, orang akan paham mana yang milenial beneran,” kata Farabi kepada Radar Depok.

Kemudian, sambung Farabi, berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP harus dilirik seluruh masyarakat. Program inisiasi Golkar ini harus berjalan di Pilkada Depok 2020 yang menjadi gerbang awalnya.

“Tiap warga Depok yang ingin berobat hanya menunjukan KTP Depok dan gratis, khususnya untuk kelas 3,” papar Farabi.

Ia pun menegaskan, pihaknya sudah punya breakdown mekanismenya jika nantinya program tersebut berjalan. Dan, kata dia, tidak membuat Kota Depok bangkrut dan tidak tumpang tindih dengan BPJS Kesehatan.

“Kekuatan APBD Kota Depok mampu kok. Tapi, harus dikelola dengan jenius, tidak bisa otak pas-pasan.  Gimana dengan anggaran segitu, tapi rakyat Depok bisa berobat gratis,” tegasnya.

Yang paling simpel, Farabi melanjutkan, caranya adalah memanfaatkan fasilitas yang ada dan mengoptimalkan  sarana yang sudah tersedia.

“Di Kota Bekasi sudah bisa, Walikotanya dari Golkar, dekat dengan Kota Depok. Ini bisa kita contoh, atau bahkan adopsi langsung sistem di sana,” paparnya.

1 of 2

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu