webinar farmasi UI
SEMINAR ONLINE: (kiri-kanan) Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof Berna Elya dan Staf Pengajar FFUI, Dr Rulliana Agustin mengikuti seminar online. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK
webinar farmasi UI
SEMINAR ONLINE : (kiri-kanan) Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof Berna Elya dan Staf Pengajar FFUI, Dr Rulliana Agustin mengikuti seminar online. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) yang diketuai Guru Besar FFUI, Prof. Berna Elya, bersama dengan para akademisi UI lintas disiplin ilmu, menggelar rangkaian seminar online bertajuk Program Sehat Lawan Covid-19 bagi masyarakat umum.

Seminar daring akan berlangsung sebanyak lima kali, mulai September–November 2020. Tim Pengmas multidisiplin ilmu ini menggandeng para pakar UI dari empat bidang keilmuan, yaitu Farmasi, Kedokteran, Psikologi, dan Kimia.

Sebagai rangkaian pertama, Tim Pengmas menyelenggarakan seminar dengan tema Tantangan Penularan SARS CoV-2 Menghadapi Era Kebijakan Normal Baru (The New Normal), pada Sabtu (26/09).

Seminar edukasi ini menghadirkan dua narasumber yaitu Staf Pengajar FFUI, Ratika Rahmasari, dan Rulliana Agustin.

Melalui kegiatan ini, mereka berupaya memberikan pemahaman terkait penyebab, penularan, penyakit, dan pencegahan Covid-19, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat umum dan memutus rantai penularan Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusias masyarakat terhadap seminar online ini. Tercatat, tidak kurang dari 400 peserta mendaftarkan dirinya dan menyaksikan seminar perdana,” ungkap Prof Berna Elya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat dapat teredukasi secara mendalam, memadai, dengan landasan dasar ilmiah, dan dapat dipercaya karena bersumber dari pakar masing-masing bidang.

“Selain itu, kami juga mengemas seminar dengan bahasa yang lebih mudah dipahami dan tampilan yang lebih menarik bagi masyarakat. Kami juga mengajukan solusi ilmiah program sehat dan mudah diaplikasikan pada masyarakat,” tuturnya.