Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

In Politika
imam bertemu pendukung
DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di Kecamatan Cilodong. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono telah merancang program kerja dan janji kampanye dengan matang serta realistis. Sehingga, tingkat realisasinya mencapai 100 persen.

Seperti yang disampaikan Imam Budi Hartono, pasangan nomor urut 2, Idris-Imam bersama Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) dan tim pemenangan telah menyusun program dengan teliti, seperti memperhatikan potensi keuangan daerah, baik dari anggaran daerah, provinsi dan pusat maupun sumber anggaran swasta melalui CSR dan sesuai dengan payung hukum untuk merealisasikannya.

“Kami hati-hati menyusun program, kemampuan anggaran, berdasarkan skala prioritas dan bagaimana pengaplikasiannya. Yang kesemuanya bertujuan untuk kemaslahatan warga Depok,” kata Imam kepada Radar Depok, Jumat (16/10).

Imam mengungkapkan, pengalaman dan kualitas menjadi tolak ukur dalam menyusun program kerja, agar tidak serampangan dan asal jadi. Hal ini, kata Imam, didasari dari pengalaman dan kualitas Mohammad Idris yang seorang akademisi dan juga kenyang pengalaman di birokrasi.

“Kita tahu Pak Kyai Idris, seorang dosen, pernah menjabat Wakil Walikota dan saat ini petahan Walikota Depok. Sudah jelas paham dari segi birokrasi, penganggaran dan juga kebutuhan untuk Depok,” ujar Imam.

Imam sendiri sudah memiliki jam terbang tinggi di legislatif, mantan Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat ini selama 21 tahun fokus pada penganggaran, legislasi dan pengawasan, baik di Kota Depok maupun Provinsi Jawa Barat.

“Insha Allah saya paham terkait penganggaran dan juga birokrasi. Kalau kebutuhan warga, pasti tahu, karena kerap turun ke lingkungan untuk menyerap aspirasi,” papar Imam.

Pada Pilkada Depok 2020, Idris-Imam memiliki visi mewujudkan Kota Depok Maju, Berbudaya dan Sejahtera. Kemudian, memiliki 10 Janji Kampanye, yakni dana Rp5 miliar per kelurahan, 5.000 pengusaha/startup baru dan 1.000 perempuan pengusahai.

Kemudian, meningkatkan insentif honorer dan guru swasta, alun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat, meningkatkan insentif pembimbing rohani, meningkatkan insentif RT, RW, LPM. Selanjutnya, pusat olahraga dan UMKM, wifi gratis, sekolah/madrasah negeri per kecamatan dan Posyandu/Posbindu di tiap RW.

“Insha Allah kami akan menepati janji, seperti menepati janji kampanye Kyai Idris dan juga saya kepada warga Kota Depok dan Bekasi saat menjadi anggota dewan,” ucap Imam. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...
fatayat NU stunting

Fatayat NU Peduli Stunting

SOSIALISASI : Fatayat NU Kota Depok saat penyuluhan ‘Optimalisasi Program Bangga Kencana Dalam Upaya Pencegahan

Read More...
pom bensin sawangan disegel

SPBU Mini Disegel Petugas DPMPTSP

PASANG STIKER : Petugas DPMPTSP Kota Depok sedang memasang segel kepada sebuah mesin SPBU di

Read More...

Mobile Sliding Menu