Beranda Politika Imam : Gunakan Batik Lokal, Pengrajin dan UMKM Berdaya

Imam : Gunakan Batik Lokal, Pengrajin dan UMKM Berdaya

0
Imam : Gunakan Batik Lokal, Pengrajin dan UMKM Berdaya
SWAFOTO : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono mengambilkan gambar untuk emak-emak yang mengajak swafoto usai sosialisasi di RT05/06 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
imam budi cilodong 6
SWAFOTO : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono mengambilkan gambar untuk emak-emak yang mengajak swafoto usai sosialisasi di RT05/06 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono menegaskan, dengan menggunakan produk lokal memiliki banyak manfaat, seperti dapat memberdayakan pengrahin dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).  Pendamping Mohammad Idris di Pilkada Depok 2020 ini pun mencontohkan membeli dan menggunakan batik lokal.

Politikus PKS yang karir politiknya moncer di legislatif Kota Depok dan DPRD Provinsi Jawa Barat ini menerangkan, 2 Oktober 2009 atau 11 tahun yang lalu, batik ditetapkan sebagai daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada sidang UNESCO di Abu Dhabi.

“Penetapan itu merupakan yang ketiga kalinya bagi Indonesia setelah keris dan wayang yang terlebih dahulu masuk daftar ICH UNESCO,” kata Imam kepada Radar Depok, Jumat (02/10).

Ia pun mengajak seluruh warga negara Indonesia, khususnya Kota Depok untuk bangga mengenakan Batik dan produk lokal lainnya. Sebab, memiliki banyak manfaat, baik untuk pengrajin, UMKM hingga negara.

“Banyak keunggulan atau manfaat dengan menggunakan produk dalam negeri. Produk lokal saat ini pun sudah keren-keren dan tidak kalah dari luar negeri,” tegas Imam.

Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) ini menguraikan, beberapa keunggulan yang didapat ketika kita mengunakan produk lokal seperti Batik, yakni meningkatkan pendapatan negara. Sebab, Dengan gencarnya dukungan terhadap brand lokal, pendapatan negara akan meningkat karena pertumbuhan produk lokal hingga melakukan ekspor ke luar negeri.