imam budi hartono
Imam Budi Hartono.
imam budi hartono
Imam Budi Hartono.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono mencanangkan 2021 sebagai tahunnya Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM).

Hal tersebut diungkapkan politikus PKS usai menghadiri temu UMKM se-Kota Depok dan deklarasi dukungan di Archipelago Cafe, Telaga Golf, Jalan Raya Muchtar, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Senin (05/10)

“Saya berharap kedepan tahunnya UMKM di 2021,” kata Imam Budi Hartono kepada Radar Depok.

Pandemi Covid-19 membuat perekonomian terpuruk, tidak hanya bagi warga Depok. Karenanya, Wakil Ketua Karang Taruna (Katar) Kota Depok ini membuat Indonesia harus bangkit, dan salah satu jalan yang paling cepat adalah memperbanyak pengusaha.

Diketahui, salah satu dari 10 Janji Kampanye Paslon Nomor Urut 1 yang diusung Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) ini adalah menciptakan 5000 pengusaha/startup baru dan 1000 perempuan pengusaha.

“Kalau hanya mengandalkan pegawai itu masih sulit. Maka, kebijakan-kebijakan kedepan harus lebih banyak untuk membangkitkan pengusaha dan UMKM,” paparnya.

Kebijakan yang harus dibuat, sambung Imam, tentang lembaga atau tempat pengemasan packaging, baik dari desain dan produksinya. Sebab, selama ini pelaku UMKM dan pengusaha Depok lebih banyak melakukan di Bandung, milik Provinsi Jawa Barat.

Kedua, lanjut Alunmus Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI), terkait sertifikat halal, di mana untuk mendapatkan itu prosesnya panjang dan lokasinya bukan di Kota Depok. Sehingga, antrean mendapatkan sertifikat halal produk pelaku UMKM itu lama.

“Jika ada di Depok, tentu akan mempermudah dan memangkas cost dan birokrasinya. Apalagi, Depok sebagai kota religius. Sehingga, harus dibangun tempat untuk membuat sertifikat halalnya,” lanjut Imam.