Pasangan idris imam nomor urut
HASIL WIRID : Paslon Idris-Imam saat keluar dari gedung Raflles Hills Multi Function, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Cimanggis, usai melakukan pengambilan no urut Pilkada Kota Depok, Kamis (24/09). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
Pasangan idris imam nomor urut
HASIL WIRID : Paslon Idris-Imam saat keluar dari gedung Raflles Hills Multi Function, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Cimanggis, usai melakukan pengambilan no urut Pilkada Kota Depok, Kamis (24/09). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meski terus berjuang mendulang suara sebanyak-banyaknya. Namun, di Pilkada Depok 2020 di tengah  pandemi Korona. Tidak serta merta membuat Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono, mengumpulkan massa pada batas maksimal. Paslon Nomor Urut 2 ini memiliki tema ‘Pilkada Sehat, Warga Sehat, Kesehatan Nomor Satu, Pilkada Nomor 2’.

Hal tersebut diungkapkan Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat dihubungi Radar Depok, Rabu (07/10).

“Kami, Idris-Imam memiliki tema, Pilkada Sehat, Warga Sehat. Kesehatan Nomor Satu, Pilkada Nomor 2,” kata Imam.

Ia pun mengaku, sebelum tahapan Pilkada, dirinya dan keluarga mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Seperti stay at home dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

“Tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjalankan 3 M, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan hingga bersih,” katanya.

Bahkan, saat tahapan kampanye sendiri, alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) ini pun membatasi kehadiran dan jumlah undangan, di mana ketentuan maksimal 50 orang. Namun, ia hanya meminta separuhnya.

“Saya juga tidak mau sampai 50, paling tidak setengahnya, yang penting bertemu sama warga dan koordinatornya. Terutama visi, misi dan program kami tersampaikan dengan jelas serta dipahami masyarakat,” paparnya.

Wakil Ketua Karang Taruna (Katar) Provinsi Jawa Barat ini pun  membatasi jumlah kegiatan kampanye, yakni per hari lima titik. Lokasinya disesuaikan di satu kecamatan yang sama, kecuali, untuk agenda-agenda penting dan mendesak.

Penerapan protokol kesehatan dan memastikan terhindar dari penularan Covid-19. Imam menjelaskan, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi makanan bergizi dan buah bervitamin. Bahkan, sudah melakukan Rapid Test dan Swab Test.